Tak Rela Berpisah, Cucu Terobos Krematorium saat Jenazah Neneknya akan Dikremasi
Randy P.F Hutagaol August 26, 2026 11:54 PM

TRIBUN-MEDAN.com - Suasana duka mendalam di sebuah krematorium di Nadia, Bengal Barat, India, mendadak berubah menjadi kepanikan luar biasa. Seorang pria berusia 30 tahun nekat melompat ke dalam tungku krematorium listrik yang sedang menyala saat prosesi kremasi jenazah sang nenek berlangsung.

Beruntung, aksi nekad tersebut berhasil dihentikan oleh petugas krematorium dan pihak keluarga yang bertindak cepat sebelum tragedi yang lebih besar terjadi.

Insiden dramatis ini terjadi di Krematorium Kota Nabadwip. Berdasarkan laporan media setempat yang dikutip pada Rabu (26/8/2026), peristiwa bermula saat keluarga tengah menyelenggarakan upacara penghormatan terakhir bagi seorang wanita lanjut usia.

Setelah rangkaian prosesi keagamaan selesai, petugas meletakkan jenazah almarhumah di atas kereta dorong khusus untuk dimasukkan ke dalam ruang pembakaran listrik.

Namun, tepat saat pintu tungku menyala itu terbuka dan kereta mulai bergerak masuk, cucu almarhumah bernama Indrajit Biswas (30) tiba-tiba menerobos kerumunan pelayat.

Tanpa ragu, Indrajit melompat dan langsung memeluk jenazah sang nenek, membiarkan tubuhnya ikut terseret ke dalam ruang pembakaran yang membara.

Aksi spontan yang diduga dipicu oleh rasa frustrasi dan ketidakmampuan menerima kenyataan atas kepergian sang nenek itu membuat para pelayat berteriak histeris.

Menyadari bahaya yang mengintai, petugas krematorium bersama beberapa anggota keluarga langsung sigap mengejar dan menghentikan laju kereta dorong.

Meski harus menghadapi paparan suhu udara ekstrem di mulut tungku, mereka berhasil menarik Indrajit keluar dari area berbahaya tersebut.

Meski nyawanya berhasil diselamatkan, Indrajit mengalami luka bakar cukup serius di bagian wajah, mata, serta beberapa bagian tubuh lainnya.

Ia langsung dilarikan ke rumah sakit umum terdekat di Distrik Nadia untuk mendapatkan perawatan medis intensif.

Pihak keluarga mengungkapkan bahwa Indrajit memiliki ikatan emosional yang sangat erat dengan neneknya sejak ia masih kecil.

Kepergian sang nenek diduga menjadi pukulan emosional yang amat berat hingga membuatnya kehilangan kendali atas perilakunya.

Kendati demikian, sejumlah saksi mata di lokasi kejadian menyebutkan adanya kemungkinan Indrajit berada di bawah pengaruh minuman beralkohol sebelum menghadiri prosesi kremasi tersebut.

Saat ini, kepolisian setempat tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan apakah faktor alkohol turut memengaruhi tindakan nekat pemuda tersebut.

(cr31/tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.