Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Maria Vianey Gunu Gokok
POS-KUPANG.COM, SOE- Pemerintah daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) keluarkan imbauan peringatan dini kepada masyarakat terkait ancaman bencana kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, serta angin kencang.
Sehubungan dengan adanya penurunan curah hujan di Kabupaten TTS dan adanya Peringatan Dini Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) tentang kondisi cuaca dan iklim, maka Kabupaten TTS diperkirakan telah memasuki musim kemarau.
Kondisi tersebut diprediksi akan berpotensi terhadap ancaman bencana kekeringan, kebakaran hutan dan lahan serta ancaman angin kencang di wilayah Kabupaten TTS.
Baca juga: Polres Rote Ndao Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Flores
Dalam menghadapi ancaman bencana tersebut, Pemerintah melalui BPBD Kabupaten TTS menyampaikan agar masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan Kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan serta Angin Kencang.
Beberapa hal yang dipertegas dalam imbauan tersebut seperti meningkatkan Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan serta Angin Kencang, dengan mengidentifikasi wilayah yang telah memiliki potensi terjadi bencana di wilayah masing-masing.
Selanjutnya, perlu mulai menentukan rencana evakuasi dan rencana upaya penyelamatan serta evakuasi masyarakat pada wilayah yang memiliki potensi bencana tersebut.
Berikut, melaksanakan tindakan tanggap darurat dengan cara melakukan evakuasi mandiri segera dengan mengerahkan sumber daya masing-masing apabila terjadi bencana. Melakukan pencarian dan penyelamatan korban dengan tetap memperhatikan keamanan masing-masing.
Serta melakukan tindakan lain dalam upaya mengurangi dampak lanjutan dari kejadian bencana dimaksud. Selanjutnya mengidentifikasi kerusakan dan melaporkan kejadian bencana kepada Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan.
Selanjutnya, meningkatkan rasa empati masyarakat untuk saling menolong dalam upaya mengurangi dampak lanjutan dari kejadian bencana dengan melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat di wilayah masing masing.
Hal ini dikonfirmasi oleh Bupati TTS melalui Kalak BPBD TTS, drh. Daniar Aty, saat dijumpai di ruang kerjanya, Rabu (26/8/2026).
"Kita mengimbau agar masyarakat dapat identifikasi potensi bencana di wilayahnya, tetap waspada dan lakukan langkah-langkah yang sudah kita sampaikan. Jika terjadi bencana silakan menghubungi kami dan melakukan evakuasi secara mandiri terlebih dahulu hingga tim tiba di lokasi," tutup Daniar.
Berdasarkan pantauan POS-KUPANG.COM, sejak siang hingga pukul 19.00 wita saat ini, angin sedang hingga kencang terjadi di wilayah Kota Soe. (any)