TRIBUNTRENDS.COM - Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (26/8/2026), untuk meninjau langsung penanganan pascabencana gempa bumi yang melanda wilayah Flores.
Dalam kunjungan tersebut, Prabowo menyampaikan belasungkawa kepada warga yang kehilangan anggota keluarga akibat bencana. Ia juga memastikan pemerintah pusat terus memantau kondisi di wilayah terdampak serta menyalurkan bantuan untuk mempercepat proses pemulihan.
Prabowo mengatakan kedatangannya bersama sejumlah pejabat pemerintah pusat dan daerah bertujuan melihat langsung langkah-langkah yang telah dilakukan setelah bencana.
"Saya datang untuk melihat langkah-langkah yang sudah diambil," ujar Prabowo di hadapan warga, dikutip TribunTrends dari kanal YouTube Kompas.com, Kamis (27/8/2026).
Ia kemudian menyampaikan rasa duka kepada masyarakat Flores yang terdampak bencana, khususnya keluarga yang kehilangan orang-orang terdekat.
"Saya menyampaikan kepada seluruh rakyat Flores, daerah-daerah yang kena bencana, ucapan belasungkawa saya, mereka yang kehilangan keluarganya," katanya.
Baca juga: Pandji Ungkap 3 Masalah Utama di Indonesia, Kelemahan Prabowo-Gibran Bikin Rumit: Ngobok-obok Hukum
Menurut Prabowo, pemerintah pusat akan terus melakukan pemantauan dan mengambil langkah untuk membantu masyarakat menghadapi dampak bencana.
"Pemerintah pusat terus menerus memantau dan terus-menerus melakukan langkah-langkah mengirim bantuan, menyiapkan semuanya untuk mengatasi kesulitan," ucapnya.
Selain bantuan untuk warga, pemerintah juga menyiapkan langkah pemulihan fasilitas umum, termasuk sekolah yang terdampak gempa. Prabowo mengatakan kegiatan belajar mengajar diupayakan dapat kembali berjalan sesegera mungkin. Namun, faktor keselamatan menjadi pertimbangan utama sebelum sekolah kembali digunakan.
"Sudah kita siapkan perbaikan-perbaikan, langkah-langkah sementara supaya sekolah bisa segera buka, segera kita jalankan," kata Prabowo.
Ia menyebut sekolah sementara kemungkinan akan menggunakan tenda hingga kondisi bangunan dinyatakan cukup aman.
"Mungkin untuk keamanan sekolah-sekolah mungkin di tenda dulu ya," ujarnya.
Prabowo juga menyampaikan bahwa berdasarkan pertimbangan para ahli, masyarakat kemungkinan masih perlu bersabar sekitar tiga minggu hingga kondisi relatif aman.
"Kita butuh kurang lebih sabar mungkin maksimal mungkin tiga minggu lagi ya baru relatif aman semuanya," katanya.
Setelah situasi memungkinkan, pemerintah akan mulai membangun hunian sementara sekaligus melakukan perbaikan terhadap rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan.
Pemerintah tidak hanya berfokus pada penanganan darurat. Prabowo memastikan tahap pemulihan akan dilanjutkan dengan penyediaan hunian sementara dan perbaikan rumah masyarakat.
"Kita mulai nanti bangun hunian-hunian sementara dan perbaikan rumah-rumah dan sebagainya," ujar Prabowo.
Ia meminta masyarakat tidak khawatir karena pemerintah akan terus berada di tengah warga selama proses pemulihan berlangsung.
"Jadi percayalah pemerintah tidak akan membiarkan saudara sendiri. Kita hadir dan kita akan terus membantu saudara-saudara," tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyinggung keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Nagekeo. Ia mengaku mendapat laporan dari Bupati Nagekeo bahwa masyarakat setempat merasakan manfaat program tersebut.
"Saya dapat laporan dari Bapak Bupati bahwa rakyat Kabupaten Nagekeo itu merasakan manfaat dari MBG. Apa benar itu?" tanya Prabowo kepada warga.
Pertanyaan tersebut kemudian dijawab warga dengan dukungan agar program MBG tetap diteruskan. Prabowo pun menegaskan pemerintah akan melanjutkan program tersebut karena dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama anak-anak, ibu hamil, dan lanjut usia.
"Saya kira itu kita lanjutkan supaya anak-anak kita sehat, supaya ibu-ibu hamil kita sehat dan mereka yang lanjut usia aman di saat-saat mereka menikmati usia lanjut mereka," kata Prabowo.
Prabowo juga menyampaikan harapannya agar pembangunan di NTT tidak berhenti pada penanganan pascabencana. Ia mengatakan pemerintah memiliki gagasan untuk mendorong Kabupaten Nagekeo menjadi daerah yang produktif dan berkembang.
"Tadi bupati sudah menyampaikan ke saya gagasan-gagasan beliau untuk membuat kabupaten ini nanti menjadi kabupaten yang sangat produktif," ujarnya.
Prabowo menegaskan pembangunan akan dilakukan secara bertahap dari tingkat kabupaten hingga desa.
"Kita akan bangun seluruh NTT, kita bangun seluruh Indonesia, kita bangun kabupaten demi kabupaten, kecamatan demi kecamatan, desa demi desa kita bangun," kata Prabowo.
Menurut dia, pembangunan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Rakyat kita harus hidup dengan baik dan sejahtera," tegasnya.
Di akhir kunjungannya, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada berbagai unsur yang terlibat dalam penanganan bencana di wilayah tersebut. Ia menyebut jajaran pemerintah daerah, TNI, Polri, BNPB, hingga kementerian yang ikut mendampingi penanganan di lapangan.
"Saya mau terima kasih kepada semua unsur Bapak Gubernur, Bupati, Wakil Bupati, Panglima, Kapolda, Kepala BNPB Nasional, Kepala BNPB Daerah, ya semua unsur di sini," kata Prabowo.
Prabowo juga mengajak masyarakat tetap bersemangat menghadapi masa pemulihan setelah gempa.
"Semangat, semangat ya. Terima kasih," ujar Prabowo sebelum mengakhiri kunjungannya.
(TribunTrends)