TRIBUNKALTIM.CO - Kebakaran melanda sebuah rumah di kawasan permukiman padat Gang Buntu, Jalan Sulawesi, RT 45, Kelurahan Karang Rejo, Kecamatan Balikpapan Tengah, Rabu (26/8) sore.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.40 Wita itu mengakibatkan seorang balita meninggal dunia. Korban ditemukan petugas di dalam rumah yang terbakar dan diduga sempat terjebak di lantai dua.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Balikpapan Usman Ali mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 16.40 Wita. Petugas kemudian langsung mengerahkan armada pemadam ke lokasi.
Kondisi permukiman yang padat dengan akses jalan sempit menjadi salah satu kendala petugas dalam melakukan pemadaman. Banyaknya warga yang berada di sekitar lokasi juga menyulitkan proses evakuasi dan pemadaman.
“Kurang lebih ada 10 unit yang kami keluarkan dari enam sektor, ditambah bantuan dari PHN Pertamina, Satuan Brimob, Satuan TNI Angkatan Laut,” kata Usman saat ditemui di lokasi.
Baca juga: Jenazah Balita Korban Kebakaran Karang Rejo Dibawa ke RSKD, Alami Luka Bakar Seluruh Tubuh
Dalam penanganan kebakaran tersebut, lebih dari 15 unit armada gabungan dikerahkan. Petugas berasal dari BPBD, Pertamina, Brimob, TNI Angkatan Laut, serta unsur terkait lainnya.
Usman mengatakan, terdapat tiga korban dalam kejadian tersebut. Mereka mengalami luka bakar dan luka terbuka dan telah dibawa ke rumah sakit.
Salah satu korban merupakan anak berusia sekitar empat tahun yang sebelumnya dilaporkan terjebak di lantai dua rumah.
“Untuk korban sementara informasinya terjebak di lantai dua. Anak yang berumur empat tahun kondisinya bisa dikatakan 80 persen cukup parah,” ujarnya.
Korban yang mengalami luka kemudian dievakuasi menggunakan ambulans relawan menuju rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, satu korban lainnya ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Jenazah korban tiba di ruang mortuary RSKD Balikpapan sekitar pukul 18.20 Wita.
Kepala Instalasi Kedokteran Kehakiman RSKD Balikpapan, dr. Heryadi Bawono Putro, Sp.FM, mengatakan korban diperkirakan berusia kurang dari enam tahun.
Berdasarkan pemeriksaan awal, korban mengalami luka bakar derajat empat di seluruh tubuh.
“Luka bakar derajat empat pada seluruh tubuh. Terbakar dalam kondisi masih hidup dan meninggal di TKP,” ujar Heryadi.
Jenazah kemudian dibawa ke ruang mortuary RSKD Balikpapan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Ketua RT 45, Jumini, mengatakan rumah yang terbakar tersebut dihuni satu keluarga yang terdiri dari enam orang.
Salah satu korban yang meninggal dunia merupakan cucu dari penghuni rumah. Korban diperkirakan berusia sekitar empat tahun.
“Enam orang,” kata Jumini saat ditemui Tribun Kaltim di lokasi kejadian.
Baca juga: Kebakaran Karang Rejo Balikpapan Tewaskan Anak 4 Tahun, Brimob Lakukan Pendinginan
Jumini mengatakan, dirinya mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat informasi bahwa rumah warganya telah terbakar.
Suasana haru mewarnai proses pemadaman. Seorang wanita terlihat berusaha menerobos masuk ke rumah yang terbakar saat petugas masih berjibaku memadamkan api.
Petugas kemudian menahan wanita tersebut agar tidak masuk ke area berbahaya. Sambil menangis, wanita itu kemudian dibopong kerabatnya menjauh dari lokasi.
Api akhirnya berhasil dikendalikan petugas. Namun, bagian lantai dua rumah mengalami kerusakan cukup parah akibat kebakaran.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih belum diketahui. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui pemicu kebakaran tersebut.
“Pemicu kita belum tahu, ini masih proses penyelidikan kepolisian,” pungkas Usman.
Pemerintah Kota Balikpapan melalui Kelurahan Karang Rejo memastikan warga terdampak kebakaran di Gang Buntu, RT 45, Kelurahan Karang Rejo, Kecamatan Balikpapan Tengah, mendapat penanganan dan bantuan.
Lurah Karang Rejo, Budi, mengatakan pihaknya menerima informasi kebakaran dari Ketua RT 45 melalui sambungan telepon. Setelah mendapat laporan, ia langsung menuju lokasi bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan perangkat kelurahan.
“Kami mendapat informasi dari Ketua RT 45 melalui telepon. Langsung kami bergerak ke sini. Memang kondisi rumah sudah terbakar. Atas laporan Ketua RT, kami langsung meluncur ke sini bersama Bapak Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta perangkat yang lain,” kata Budi saat ditemui di lokasi, Rabu (26/8).
Setibanya di lokasi, pihak kelurahan bersama unsur terkait langsung melakukan pengamanan untuk mencegah warga mendekati rumah yang terbakar.
Budi mengatakan, berdasarkan informasi dari Ketua RT 45, rumah di RT 45 Nomor 24 tersebut dihuni enam orang. Dalam kebakaran itu, seorang anak berusia sekitar empat tahun meninggal dunia.
“Informasi yang kami dapat dari Ketua RT 45, penghuni rumah itu ada enam orang. Satu anak meninggal, berumur empat tahun,” ujarnya.
Baca juga: Anak 4 Tahun Meninggal dalam Kebakaran Karang Rejo Balikpapan, Warga Terdampak Didata untuk Bantuan
Untuk penanganan warga terdampak, Kelurahan Karang Rejo telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk melakukan pendataan. Data tersebut menjadi dasar dalam menentukan kebutuhan bantuan bagi keluarga korban dan warga yang terdampak.
Pihak kelurahan juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Balikpapan terkait bantuan yang dapat diberikan kepada warga.
“Dinas Sosial sudah mencari data tadi. Kami mungkin langsung membantu melalui Ketua RT 45. Untuk bantuan dari pemerintah, akan kami komunikasikan ke pemerintah,” jelasnya.
Selain memastikan kebutuhan warga, pihak kelurahan juga menjaga keamanan di sekitar lokasi kebakaran. Warga diminta tidak memasuki area rumah yang terbakar karena lokasi masih menjadi tempat pemeriksaan.
“Kami pastikan. Kebetulan warga-warga sekitar di sini juga terdampak, jadi kami akan jaga statusnya,” pungkas Budi. (*)