Relokasi 193 PKL Ikan Kramat Jati, Pemkot Jaktim Gratiskan Retribusi 6 Bulan
Ferdinand Waskita Suryacahya August 27, 2026 08:11 AM

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Pemkot Jakarta Timur memberikan keringanan terhadap para pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Raya Bogor, Kramat Jati yang akan direlokasi. 

Camat Kramat Jati, Kamal Alatas mengatakan selama enam bulan awal ratusan PKL yang direlokasi ke lokasi binaan (Lokbin) tersebut tidak dibebankan membayar retribusi. 

Tercatat ada 193 PKl yang menjajakan ikan akan direlokasi ke Lokbin Kramat Jati, rencananya relokasi untuk penataan kawasan akan dilakukan sebelum 31 Agustus 2026 mendatang 

"Lokbin itu untuk sementara waktu akan digratiskan sampai dengan enam bulan. Seterusnya baru (membayar) retribusi," kata Kamal di Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (27/8/2026). 

Hal ini berdasarkan rapat koordinasi antara Pemkot Jakarta Timur dengan Sudin Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM). 

Sudin PPKUKM Jakarta Timur pun sudah menyiapkan kios di Lokbin Kramat Jati bagi para pedagang ikan, dan kios di Lokbin Cililitan untuk para pedagang kue yang akan direlokasi. 

"Untuk kapasitas yang ada di sana, kita menggunakan space-space (pada los Lokbin) yang masih kosong di serambi kanan, serambi kiri maupun yang di belakang," ujarnya 

Kamal menuturkan pihaknya juga sudah melakukan pertemuan dengan masing-masing koordinator PKL di Kramat Jati, dadi hasil pertemuan mereka disebut setuju akan direlokasi. 

Diharapkan lewat relokasi ini para ratusan PKL di Jalan Raya Bogor dapat tetap menjalankan usahanya sesuai ketentuan, tanpa menganggu arus lalu lintas dan ketertiban. 

"Dalam rangka penataan kawasan yang ada. Dikarenakan memang untuk penegakan juga penegakan Perda karena ada memakan bahu jalan dan banyak keluhan-keluhan juga," tuturnya. 

Rencana relokasi ratusan PKL di Jalan Raya Bogor, Kramat sebelumnya mencuat setelah tragedi pelajar berinisial HH (17) meninggal pada Senin (17/8/2026) sekira pukul 06.00 WIB. 

Kejadian bermula ketika korban yang mengemudikan sepeda motor dari arah Cililitan menuju Kramat Jati terjatuh, diduga akibat jalan licin imbas air limbah buangan para PKL. 

"Mengalami kecelakaan lalulintas diduga karena jalan licin dan terjatuh ke sebelah kanan," kata Kepala Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Jakarta Timur, AKP Darwis Yunarta.

Nahas di saat bersamaan korban terjatuh, dari arah belakang melaju truk pengangkut sampah lalu seketika menabrak korban hingga HH mengalami luka berat pada sekitar kepala dan leher.

Akibat kejadian HH seketika meninggal dunia, jasadnya kemudian personel Satlantas Jakarta Timur dibawa ke Instalasi Forensik Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati. 

Berita Lainnya

  • Baca juga: Tak Lagi Berjualan di Bahu Jalan, 193 PKL Ikan Kramat Jati Dipindah Pekan Ini

  • Baca juga: Pemkot Jaktim Siapkan Dua Lokasi Binaaan untuk Relokasi PKL di Kramat Jati 

  • Baca juga: Pasca Tragedi Pelajar Tewas, 193 PKL Ikan Kramat Jati Direlokasi ke Lokbin 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.