Bandara Ngurah Rai Bali Layani 13,2 Juta Penumpang Semester 1 2026, Ada 80 Ribu Pergerakan Pesawat 
Putu Kartika Viktriani August 27, 2026 10:40 AM

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali mencatat melayani hingga 13,2 juta pergerakan penumpang selama periode tujuh bulan berjalan (Januari-Juli) tahun 2026. 

Jumlah pergerakan penumpang tersebut terbagi atas 8,5 juta penumpang rute internasional dan 4,7 juta penumpang rute domestik.

PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports sebagai pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, turut mencatat telah melayani sebanyak 80 ribu pergerakan pesawat udara selama periode tersebut, yang terdiri atas 43 ribu pergerakan rute internasional dan 36 ribu pergerakan rute domestik. 

General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Nugroho Jati, mengatakan operasional penerbangan dan kebandarudaraan berjalan dengan lancar selama periode tujuh bulan berjalan di tahun 2026. 

 

“Sebagai pintu gerbang mobilitas udara di Bali, Bandara I Gusti Ngurah Rai memiliki peran strategis dalam mendukung sektor pariwisata, serta pergerakan masyarakat baik domestik maupun internasional. Dapat kami sampaikan bahwa selama periode Januari hingga Juli 2026, seluruh operasional penerbangan dan kebandarudaraan berjalan dengan lancar, serta pelayanan kepada pengguna jasa berjalan secara optimal,” ujar Nugroho Jati, Rabu 26 Agustus 2026.

Selama periode ini, lima besar rute internasional dengan jumlah penumpang tertinggi yang dilayani oleh Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali adalah rute dari dan ke Singapura sebanyak 1,5 juta penumpang, disusul dengan Kuala Lumpur sebanyak 903 ribu penumpang, Perth 687 ribu penumpang, Melbourne 630 ribu penumpang, serta Sydney 494 ribu penumpang.

Pergerakan penumpang dan pesawat rute internasional pada periode Januari-Juli 2026 dilayani oleh 44 maskapai penerbangan, baik maskapai nasional maupun asing. 

Selama rentang waktu tersebut, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali terhubung dengan 42 rute internasional yang tersebar di 16 negara dari berbagai benua. 

Australia menjadi negara sekaligus benua dengan jumlah rute internasional terbanyak, yakni dengan 12 rute.

Selama periode Januari-Juli 2026, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali menjadi pintu masuk bagi 4 juta wisatawan mancanegara yang tiba di Bali. 

Berdasarkan data dari Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Australia menjadi negara dengan jumlah kedatangan wisatawan terbanyak, dengan total mencapai 1 juta wisatawan, atau mencakup sebesar 25 persen dari total kunjungan wisatawan mancanegara. 

Selanjutnya, disusul wisatawan berpaspor China sebanyak 358 ribu wisatawan, India sebanyak 327 ribu penumpang, Korea Selatan sebanyak 174 ribu penumpang, dan Britania Raya 172 ribu penumpang.

Sedangkan untuk rute domestik, lima besar rute dengan jumlah penumpang terbanyak adalah Cengkareng 2,1 juta penumpang, Surabaya 738 ribu penumpang, Labuan Bajo 309 ribu penumpang, Makassar 258 ribu penumpang dan Lombok Praya 253 ribu penumpang.

Pada periode Januari-Juli 2026, Bali terhubung dengan 24 rute domestik, yang dilayani oleh 11 maskapai penerbangan. 

“Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali juga menjalankan peranan sebagai bandara hub, yakni menjadi penghubung penumpang mancanegara dan domestik ke berbagai destinasi di sekitarnya, termasuk di dalamnya destinasi tujuan wisata seperti Labuan Bajo dan Lombok. Tentunya hal ini menjadi penegasan atas peranan Bandara I Gusti Ngurah Rai sebagai salah satu simpul konektivitas penting Indonesia dan kawasan regional secara lebih luas,” ungkap Nugroho Jati.

Baca juga: VIDEO HP WNA yang Dicuri di Kuta Utara Bali Berhasil Ditemukan, Berkat Fitur Find My Phone

Selain pelayanan terhadap pergerakan pesawat dan penumpang, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali turut melayani pergerakan kargo mencapai 67 ribu ton kargo. 

Jumlah tersebut terbagi menjadi 50 ribu ton kargo internasional dan 17 ribu ton kargo domestik. 

“Catatan positif trafik periode ini menjadi momentum bagi kami untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh pengguna jasa bandara, serta untuk memastikan standar keamanan dan keselamatan penerbangan,” jelas Nugroho Jati. 

Pihaknya turut mengapresiasi dukungan serta sinergi dari seluruh pemangku kepentingan, mitra kerja, dan mitra usaha, serta sekaligus mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan pengguna jasa atas kepercayaan yang terus diberikan.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.