Bukan Cuma Cari Rumah, Masyarakat Kini Pertimbangkan Lingkungan dan Gaya Hidup
Dodi Hasanuddin August 27, 2026 12:35 PM

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG SELATAN - Pertimbangan masyarakat dalam memilih hunian kini semakin luas. Rumah tidak lagi dipandang hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai bagian dari lingkungan yang mendukung aktivitas dan kebutuhan sehari-hari.

Perubahan tersebut terlihat dari semakin berkembangnya konsep kawasan hunian yang menggabungkan tempat tinggal dengan fasilitas retail, kuliner, rekreasi, hospitality, hingga ruang komunitas.

Konsep kawasan terintegrasi dinilai dapat menjawab kebutuhan masyarakat urban yang menginginkan kehidupan lebih praktis tanpa kehilangan akses menuju pusat aktivitas kota.

Baca juga:  DPD AREBI Banten Sertifikasi 260 Broker Properti, Siapkan SDM Hadapi Aturan Wajib Kompetensi

Marketing & Sales Director Progress Group, Meyrick Sumantri, mengatakan perubahan kebutuhan tersebut membuat pengembang perlu melihat hunian secara lebih menyeluruh. 

Konsumen, menurutnya, mulai memperhatikan berbagai aspek di luar bangunan rumah ketika menentukan pilihan.

“Kami percaya sebuah township yang baik bukan hanya menyediakan tempat untuk tinggal, tetapi juga menciptakan kualitas kehidupan yang dapat dirasakan setiap hari,” kata Meyrick dalam acara Press Conference, Signing Ceremony Kerja Sama Trops Dan Hero, di Ciputat, Tangerang Selatan pada Rabu (26/8/2026).

Salah satu bentuk pengembangan konsep tersebut hadir melalui kawasan Paradise Resort City di Ciputat, Tangerang Selatan.

Kawasan kota mandiri seluas 60 hektare itu mengintegrasikan hunian dengan berbagai fungsi pendukung kehidupan dalam satu lingkungan.

Baca juga: Polisi Buru Aset Mantan Pegawai Bank Tersangka Dugaan Penipuan, 5 Properti dan Kafe Disorot

Konsep tersebut mencakup residential, retail, dining, leisure, hospitality, dan community.

Integrasi berbagai fungsi itu diarahkan untuk menciptakan lingkungan yang tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga ruang bagi masyarakat menjalankan berbagai aktivitas.

“Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk membangun ekosistem Paradise Resort City yang semakin lengkap, di mana berbagai aktivitas kehidupan dapat hadir dan terhubung dalam satu destinasi,” ujarnya.

Salah satu fasilitas yang dikembangkan dalam kawasan tersebut adalah TROPS atau Tropical Dining Space.

Area ini dirancang dengan konsep alfresco dining serta dilengkapi berbagai aktivitas retail dan food and beverage.

Pengembangan fasilitas tersebut kemudian diperkuat melalui rencana kehadiran HERO Supermarket di dalam TROPS. 

Baca juga: Menolak Punah, Sawah Cimpaeun Bertahan di Tengah Pesatnya Pembangunan Perumahan Kota Depok

Kehadiran jaringan retail tersebut menjadi bagian dari upaya melengkapi kebutuhan sehari-hari penghuni sekaligus memperluas fungsi kawasan sebagai ruang gaya hidup dan komunitas.

“Kehadiran HERO diposisikan sebagai pelengkap kebutuhan sehari-hari penghuni sekaligus memperluas fungsi TROPS sebagai ruang lifestyle dan komunitas,” ungkap Meyrick.

Dengan konsep tersebut, kebutuhan masyarakat tidak hanya diarahkan pada kepemilikan rumah.

Lingkungan sekitar juga menjadi bagian dari pengalaman tinggal, termasuk kemudahan memperoleh kebutuhan harian, menikmati kuliner, melakukan aktivitas rekreasi, hingga berinteraksi dengan komunitas.

Aksesibilitas Jadi Pertimbangan
Selain kelengkapan fasilitas, aksesibilitas juga menjadi faktor yang semakin penting dalam menentukan hunian. Kedekatan dengan pusat transportasi dan kawasan aktivitas ekonomi menjadi pertimbangan bagi masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi.

Paradise Resort City memiliki akses sekitar 15 menit menuju MRT Lebak Bulus dan TB Simatupang. Kawasan tersebut juga terkoneksi dengan Stasiun Jurangmangu dan Bintaro Xchange.

Konektivitas itu memberikan pilihan bagi masyarakat yang beraktivitas di Jakarta Selatan dan sejumlah kawasan bisnis lainnya. Akses menuju koridor Sudirman, Gatot Subroto, hingga Rasuna Said-Kuningan menjadi salah satu aspek yang mendukung mobilitas penghuni.

Baca juga: Penjualan Tembus Puluhan Miliar Rupiah, Properti di Kalsel Tetap Jadi Primadona Investasi

Posisi tersebut juga menyasar masyarakat dari Pamulang, Parung, dan kawasan sekitarnya yang membutuhkan hunian dengan akses menuju Jakarta, tetapi tetap menginginkan lingkungan dengan fasilitas yang lebih lengkap.

Meyrick mengatakan, pengembangan kawasan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan konsumen yang terus berkembang. Hunian tidak lagi berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari ekosistem yang saling mendukung.

Konsep itu juga berjalan beriringan dengan pengembangan Elysian Residences sebagai salah satu cluster terbaru. 

Pembangunan seluruh Elysian Residences kini telah berjalan dan memasuki tahap akhir penyelesaian.

Respons pasar terhadap produk tersebut disebut menunjukkan adanya pertimbangan yang semakin luas ketika masyarakat memilih tempat tinggal. Faktor lingkungan, fasilitas, aksesibilitas, dan gaya hidup ikut menentukan keputusan konsumen.

“Konsumen saat ini tidak hanya mencari sebuah rumah, tetapi juga lingkungan, fasilitas, aksesibilitas, dan lifestyle yang menjadi bagian dari pengalaman hidup mereka. Dengan pengembangan Elysian dan kehadiran HERO di TROPS, kami terus memperkuat Paradise Resort City sebagai The First Integrated Resort Township,” pungkas Meyrick.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.