TRIBUNPALU.COM - Antrean panjang kendaraannya di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kota Palu akhirnya berangsur normal sejak Rabu (26/8/2026), setelah Pertamina berhasil mengamankan pasokan energi alternatif pascagangguan distribusi.
Pemulihan cepat ini terjadi berkat langkah taktis Pertamina yang bergerak cepat memasok BBM dari depot Poso, disusul masuknya pasokan secara normal dari depot Bau-Bau dan Bitung pada 20 hingga 24 Agustus 2026.
Kendati kondisi di lapangan mulai kondusif, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Pertamina menegaskan akan terus mengetatkan pemantauan distribusi BBM demi memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi tanpa hambatan.
Baca juga: Kepala BPKAD Banggai Sebut Dana Transfer Tersalur Baru Rp12 Miliar
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Sulteng, Rudi Dewanto, menekankan pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor untuk mengantisipasi potensi gangguan logistik di masa mendatang.
Terutama yang dipicu oleh faktor cuaca ekstrem dan kendala transportasi pasokan.
“Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak panik dan membeli BBM secara wajar sesuai kebutuhan,” ujar Rudi Dewanto menanggapi situasi pasokan yang kini sudah stabil. (*)