BMKG: Gelombang Laut Bali 28–31 Agustus 2026 Capai 4 Meter, Perahu Nelayan dan Kapal Ferry Waspada
Putu Kartika Viktriani August 27, 2026 02:03 PM

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan Bali perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi pada 28–31 Agustus 2026.

Berdasarkan informasi tinggi gelombang, sejumlah wilayah perairan Bali berpeluang mengalami gelombang hingga 4 meter, terutama di perairan selatan Pulau Bali, Selat Bali bagian selatan, dan Selat Lombok bagian selatan.

Pola Angin di Perairan Bali

Pola angin di perairan utara Bali umumnya bergerak dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan sekitar 2–15 knot.

Sementara itu, angin di perairan selatan Bali bergerak dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan sekitar 2–20 knot.

Kondisi angin tersebut menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan oleh masyarakat yang melakukan aktivitas pelayaran maupun kegiatan lainnya di laut.

 

Gelombang hingga 4 Meter di Sejumlah Perairan

Potensi gelombang 1,25–2,5 meter diprakirakan terjadi di Selat Badung.

Baca juga: Kalender Bali September 2026: Jadwal Rerahinan Hindu, Ada Tumpek Kandang hingga Buda Kliwon Ugu

Sementara itu, gelombang yang lebih tinggi, yakni 2,5–4 meter, berpeluang terjadi di:

- Selat Bali bagian selatan;

- Perairan selatan Pulau Bali;

- Selat Lombok bagian selatan.

Dengan potensi gelombang mencapai 4 meter, masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan tersebut diimbau meningkatkan kewaspadaan dan memperhatikan kondisi cuaca sebelum melakukan perjalanan.

Perahu Nelayan hingga Kapal Ferry Perlu Waspada

Kondisi gelombang dan angin tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran.

Perahu nelayan perlu mewaspadai kondisi ketika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.

Sementara kapal tongkang berisiko ketika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.

Untuk kapal ferry, kewaspadaan diperlukan ketika kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.

Karena itu, nelayan, operator kapal, serta masyarakat yang menggunakan transportasi laut diimbau terus memantau informasi cuaca maritim dan tinggi gelombang terbaru dari BMKG sebelum beraktivitas.

Waspada Gelombang Tinggi Bali 28–31 Agustus

Potensi gelombang hingga 4 meter pada 28–31 Agustus 2026 terutama perlu menjadi perhatian bagi masyarakat di sepanjang perairan selatan Bali dan jalur perairan yang menghubungkan Bali dengan wilayah sekitarnya.

Selain memperhatikan tinggi gelombang, pengguna jasa pelayaran juga perlu mencermati perkembangan kecepatan dan arah angin karena kondisi tersebut dapat berubah sewaktu-waktu.

Masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di kawasan pesisir diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan petugas serta informasi resmi BMKG untuk mengantisipasi dampak gelombang tinggi.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.