Pemkab Pasangkayu Gelar Rapat Lintas Sektor Antisipasi Bencana Kemarau dan Karhutla
Ilham Mulyawan August 27, 2026 01:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasangkayu menggelar rapat lintas sektor untuk membahas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta dampak musim kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pasangkayu.

Rapat berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Pasangkayu, Kamis (27/8/2026), dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Pasangkayu, Moh Zain Machmoed.

Baca juga: Relawan UMI Bantu Warga Nggori Manggarai NTT Pasca Gempa, Bertahan di Tengah Suhu 13 Derajat

Baca juga: Gubernur SDK Ogah Langgar Aturan Pilih Tunggu 2 Nama Cawagub Resmi dari Koalisi Sulbar Maju

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, organisasi perangkat daerah (OPD), serta instansi terkait yang terlibat dalam penanganan bencana dan kebencanaan di daerah.

Pantauan Tribun-Sulbar.com, rapat berlangsung serius dengan masing-masing instansi menyampaikan laporan kondisi terkini di wilayah kerjanya. 

Pemaparan tersebut turut didengarkan langsung oleh Gubernur Sulawesi Barat melalui sambungan Zoom Meeting.

Selain itu, Wakil Bupati Pasangkayu, Herny Agus, juga mengikuti rapat secara virtual bersama seluruh pemerintah kabupaten dan instansi terkait se-Sulawesi Barat.

Dalam rapat tersebut, Pemkab Pasangkayu melaporkan sejumlah persoalan yang muncul akibat musim kemarau berkepanjangan. 

Salah satu yang menjadi perhatian adalah kondisi lahan pertanian yang mengalami kekeringan.

Beberapa wilayah dilaporkan mengalami penurunan debit air irigasi sehingga berdampak pada areal persawahan. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memicu gagal panen apabila tidak segera ditangani.

Selain sektor pertanian, rapat juga membahas potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang meningkat selama musim kemarau. 

Sejumlah langkah antisipasi dipaparkan oleh instansi terkait, mulai dari pemantauan titik rawan kebakaran, patroli lapangan, hingga upaya sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan.

Melalui rapat koordinasi tersebut, pemerintah daerah bersama seluruh pihak terkait berkomitmen memperkuat sinergi dalam menghadapi dampak kemarau serta mencegah terjadinya karhutla di wilayah Kabupaten Pasangkayu.

Pemkab Pasangkayu berharap langkah-langkah pencegahan yang dilakukan secara terpadu dapat meminimalkan risiko kebakaran lahan sekaligus menjaga produktivitas sektor pertanian selama musim kemarau berlangsung.(*)

Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.