TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Suhardi Duka (SDK) mengaku hingga kini belum menerima dua nama calon wakil gubernur (cawagub) yang akan diusulkan oleh gabungan partai politik pengusung untuk menggantikan Salim S Mengga.
Hal tersebut disampaikan Suhardi Duka saat ditanya terkait perkembangan proses pengisian jabatan Wakil Gubernur Sulbar yang masih kosong.
Menanggapi kemungkinan adanya tiga nama bakal calon wagub yang beredar, Suhardi menegaskan persoalan tersebut bukan menjadi ranahnya sebelum ada usulan resmi dari gabungan partai politik.
Baca juga: Isu Perpecahan Koalisi Menguat Persoalan Calon Wagub Sulbar, SDK: Wallahualam!
Baca juga: Perkuat Ekonomi Peternak, Gubernur Suhardi Duka Salurkan Bantuan Ternak di Majene
"Kalau itu bukan ranah saya," kata Suhardi Duka saat diwawancarai Tribun-Sulbar.com pada Kamis (27/8/2026).
Ia menjelaskan, dirinya akan menunggu usulan resmi dari gabungan partai politik sebagaimana mekanisme yang diatur dalam undang-undang.
Suhardi juga mengakui adanya informasi bahwa salah satu partai politik akan mengajukan nama calon wakil gubernur secara langsung kepada dirinya.
Jika usulan tersebut masuk, kata dia, Pemerintah Provinsi Sulbar tetap akan menerima dan memberikan jawaban sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurut Suhardi, terkait pengusulan calon wakil gubernur tersebut saat ini juga telah berada di Biro Hukum Pemprov Sulbar untuk dikaji.
Saat ditanya apakah akan menerima usulan dari partai tersebut, SDK menjawab akan berpatokan pada Pasal 176 UU Nomor 10 Tahun 2016.
Ketentuan tersebut mengatur bahwa gabungan partai politik pengusung mengusulkan dua orang calon wakil gubernur kepada DPRD melalui gubernur.
Ketika ditanya apakah usulan dari satu partai tersebut akan diterima, Suhardi kembali menegaskan bahwa Pemprov Sulbar akan berpedoman pada ketentuan undang-undang yang berlaku.
"Tentu kita berpatokan pada 176," tegasnya.
Pengusulan nama calon wakil gubernur berpolemik setelah Nasdem yang memberikan rekomendasi ke istri Almarhum Salim S Mengga, Hj Fatmawati Salim, keluar dari rapat koalisi.
Akibat Nasdem keluar dari forum rapat, koalisi mengusulan dua nama yakni Syamsul Samad dari Demokrat dan Abdi Latih dari PKS.(*)
Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com, Baiq Sukma Widiawati