Penyandang Disabilitas Minta Setiap OPD di Kota Serang Punya Petugas Bahasa Isyarat
Abdul Rosid August 27, 2026 05:00 PM

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhamad Rifky Juliana

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Penyandang disabilitas di Kota Serang meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyediakan petugas pelayanan yang mampu menggunakan bahasa isyarat.

Selain itu, penyandang disabilitas juga menginginkan fasilitas dan pelayanan publik yang ramah disabilitas.

Dorongan tersebut disampaikan Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Serang, Teguh Sulistyabadi, dalam Rapat Forum Konsultasi Publik yang melibatkan organisasi penyandang disabilitas dan berbagai elemen masyarakat, di Lantai 3 Aula Setda Kota Serang, Kamis (27/8/2026).

Baca juga: Stasiun Rangkasbitung Dijaga Ketat, Polda Banten Bantah Lakukan Penyekatan Massa Aksi

Teguh mengatakan kemampuan petugas menggunakan bahasa isyarat penting untuk memastikan warga tuna rungu dapat memperoleh pelayanan publik tanpa menghadapi kendala komunikasi.

"Teman-teman tuli rata-rata menggunakan bahasa isyarat dan tidak semua orang mengerti apa yang mereka butuhkan. Kami berharap di setiap OPD ada petugas pelayanan umum di garis depan yang memahami bahasa isyarat agar warga difabel tidak kesulitan," ujarnya.

Selain kemampuan bahasa isyarat, Teguh meminta Pemkot Serang memperhatikan aksesibilitas fasilitas fisik di setiap OPD. 

Fasilitas tersebut antara lain ramp dengan kemiringan yang sesuai, permukaan tidak licin, serta dilengkapi pegangan untuk pengguna kursi roda.

Ia juga menyoroti keberadaan guiding block yang harus bebas dari berbagai rintangan agar dapat digunakan secara optimal oleh penyandang tuna netra. 

Fasilitas toilet yang ramah disabilitas juga dinilai perlu tersedia di lingkungan perkantoran pemerintah.

Menanggapi itu, Asisten Daerah (Asda) III Kota Serang, Subagyo, mengatakan Pemkot Serang akan menjadikan masukan tersebut sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan pelayanan publik yang inklusif.

"Masukan dari forum difabel terkait pelayanan yang ramah disabilitas menjadi bahan evaluasi perbaikan ke depan. Kami akan laporkan kepada pimpinan dan TAPD agar penyediaan sarana prasarana serta peningkatan kapasitas SDM pelayanan dapat dianggarkan," kata Subagyo.

Subagyo menyampaikan Pemkot Serang berencana menyiapkan Juru Bicara Isyarat (JBI) maupun memberikan pelatihan bahasa isyarat kepada petugas pelayanan di lini depan OPD.

Di sisi fasilitas, Pemkot Serang juga akan mendorong pembenahan gedung perkantoran, termasuk penambahan lift, perbaikan bidang miring bagi pengguna kursi roda, serta pemasangan pelapis karet antiselip.

Upaya tersebut diharapkan dapat memastikan layanan pemerintahan di Kota Serang lebih mudah diakses seluruh masyarakat, sekaligus mewujudkan lingkungan perkantoran yang ramah dan inklusif bagi penyandang disabilitas.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.