Laporan wartawan TribunBanten.com Ade Feri Anggriawan
TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG - Ruas Jalan Cikupa-Pasar Kemis-Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten mulai direkonstruksi atau dibangun ulang.
Pengerjaan ruas jalan tersebut ditargetkan rampung sebelum pergantian tahun atau pada Desember 2026.
Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Ruas Jalan Pasar Kemis, Faiz (34) mengatakan, pekerjaan proyek pembangunan tersebut mencakup dua ruas jalan utama, yakni Cikupa-Pasar Kemis dan Pasar Kemis-Rajeg.
Ia menjelaskan, untuk ruas Cikupa-Pasar Kemis, panjang jalan yang ditangani sekitar 2,2 kilometer dengan lebar bervariasi antara 3 hingga 7 meter.
Baca juga: Stasiun Rangkasbitung Dijaga Ketat, Polda Banten Bantah Lakukan Penyekatan Massa Aksi
Menurutnya, rekonstruksi ruas jalan tersebut dibagi menjadi dua segmen pengerjaan.
Sementara ruas Pasar Kemis-Rajeg memiliki panjang hampir 1 kilometer dengan lebar rata-rata 7 meter dan juga dibagi menjadi dua segmen.
Dengan demikian, total terdapat empat segmen yang menjadi lokasi pengerjaan.
"Untuk pengerjaan ini ada dua ruas jalan utama. Pertama, ruas jalan Cikupa-Pasar Kemis panjangnya sekitar 2,2 kilometer dengan lebar bervariasi antara 3 sampai 7 meter," kata Faiz, saat ditemui di sekitar lokasi pembangunan, Kamis (27/8/2026).
"Ruas ini kita bagi menjadi dua segmen, sehingga total ada empat segmen penanganan," sambungnya.
Menurutnya, seluruh ruas yang ditangani menggunakan konstruksi beton atau rigid pavement.
Khusus pada ruas Cikupa-Pasar Kemis, ketebalan cor beton yang digunakan mencapai 30 sentimeter.
Adapun lokasi penanganan ruas Cikupa-Pasar Kemis dimulai dari kawasan Kedaton, tepatnya dari arah danau, hingga Lampu Merah Cadas Kukun.
"Semua ruas pengerjaan ini menggunakan konstruksi beton (rigid pavement). Khusus untuk ruas Cikupa-Pasar Kemis, ketebalan cor betonnya mencapai 30 sentimeter," ujarnya.
Ia pun mengungkapkan, pengerjaan empat segmen pada dua ruas jalan tersebut, total anggaran yang dialokasikan mencapai kurang lebih Rp29 miliar.
Adapun untuk masa pelaksanaan proyek, kata Faiz, ditetapkan selama 150 hari kalender.
"Pengerjaan dimulai pada 27 Juli 2026 dan ditargetkan selesai pada Desember 2026," katanya.
"Jadi memang target kita sebelum tahun baru seluruh pengerjaan jalan sudah selesai sepenuhnya," jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, pihaknya juga melakukan pengawasan terhadap penyedia jasa.
Apabila pekerjaan melewati batas waktu yang telah ditetapkan dalam kontrak, pihak pelaksana akan mendapatkan teguran resmi.
"Tentu ada mekanisme pengawasannya. Jika pengerjaan ternyata melebihi batas waktu yang telah disepakati di dalam kontrak, kami akan memberikan teguran resmi kepada pihak pelaksana," pungkasnya.
Sebagai informasi, kerusakan di ruas Jalan Cikupa-Pasar Kemis-Rajeg sempat menuai sorotan dari warga.
Kondisi jalan yang rusak dinilai mengganggu aktivitas masyarakat karena ruas tersebut menjadi salah satu akses utama yang menghubungkan tiga kecamatan, yakni Kecamatan Cikupa, Pasar Kemis, dan Rajeg.
Ruas jalan tersebut juga memiliki aktivitas yang cukup padat lantaran berada di kawasan yang dikelilingi sejumlah industri, sekolah, hingga permukiman warga.
Sorotan terhadap kondisi jalan semakin tajam setelah terjadi rangkaian kecelakaan pada Januari 2026 lalu.
Dalam kurun waktu 13 hari yang terhitung sejak 1 hingga 13 Januari 2026, tercatat empat kecelakaan yang menyebabkan empat orang meninggal dunia.
Kondisi jalan yang rusak disebut menjadi salah satu faktor yang diduga berkontribusi terhadap sejumlah kecelakaan tersebut.
Kondisi ini membuat kebutuhan perbaikan terhadap ruas Jalan Cikupa-Pasar Kemis-Rajeg semakin mendapat perhatian masyarakat.