Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, CHIBA — Choshi Electric Railway akan mengakhiri penggunaan julukan “Stasiun Republik Nauru” untuk Stasiun Kasagami-Kurohae di Kota Choshi, Prefektur Chiba, Jepang, pada 31 Agustus 2026.
Penghentian penggunaan nama tersebut dilakukan setelah muncul kritik dan keluhan dari sejumlah pihak menyusul pemasangan papan nama baru di peron stasiun pada pertengahan Agustus 2026.
Biro Pariwisata Pemerintah Republik Nauru kemudian mengusulkan penghentian kontrak hak penamaan agar persoalan tersebut tidak berkembang menjadi masalah bagi Choshi Electric Railway.
“Kami belum tahu kritik atau keluhan yang sebenarnya. Mungkin saja mengenai penjualan goods seperti boneka Nauru dan sebagainya di stasiun tersebut. Namun, secara resmi pihak pemerintah Nauru tidak mengumumkan isi keluhan tersebut,” kata sumber Tribunnews.com di dinas pariwisata Nauru di Jepang, Kamis (27/8/2026).
Mulai 1 September 2026, stasiun tersebut akan kembali menggunakan nama resminya, yakni Stasiun Kasagami-Kurohae.
Baca juga: Ketua ICC Warga Jepang, Lawan Sanksi AS: Keadilan Harus Menang
Julukan Stasiun Republik Nauru mulai digunakan pada 6 Agustus 2025 setelah Biro Pariwisata Pemerintah Republik Nauru memperoleh hak penamaan Stasiun Kasagami-Kurohae.
Kerja sama tersebut menjadi program hak penamaan stasiun pertama Choshi Electric Railway yang melibatkan sebuah negara asing.
Papan nama dan sejumlah petunjuk di lingkungan stasiun kemudian menampilkan nama Choshi Electric Railway Republik Nauru–Kasagami-Kurohae.
Meski menggunakan nama sebuah negara, lokasi stasiun tidak berubah dan tetap berada di Kota Choshi. Nama resminya juga tetap Kasagami-Kurohae.
Republik Nauru merupakan negara kepulauan di kawasan Pasifik dengan luas sekitar 21 kilometer persegi dan populasi sekitar 12.000 orang.
Kerja sama antara Choshi Electric Railway dan Nauru bermula dari interaksi di media sosial pada Juli 2025.
Saat memperingati 102 tahun beroperasi, Choshi Electric Railway mengunggah iklan sederhana di platform X. Perusahaan menyebut materi tersebut dibuat oleh pegawainya dalam waktu sekitar satu jam karena keterbatasan anggaran.
Unggahan tersebut kemudian mendapat respons dari Biro Pariwisata Pemerintah Republik Nauru yang membuat materi promosi Paviliun Nauru di Expo 2025 Osaka-Kansai dengan gaya serupa.
Interaksi di media sosial itu berkembang menjadi komunikasi resmi hingga akhirnya kedua pihak menyepakati penggunaan nama “Republik Nauru” sebagai julukan Stasiun Kasagami-Kurohae.
Choshi Electric Railway kemudian mempromosikan Stasiun Kasagami-Kurohae sebagai “Nauru yang tidak memerlukan paspor”.
Program tersebut juga menghadirkan pengumuman kedatangan kereta menggunakan bahasa Nauru. Menurut pihak terkait, penggunaan bahasa Nauru dalam pengumuman tersebut menjadi hal yang tidak biasa dalam industri perkeretaapian Jepang.
Bahasa Nauru sendiri merupakan bahasa yang digunakan masyarakat Republik Nauru.
Kolaborasi antara kedua pihak juga mencakup pembukaan “Paviliun Choshi Republik Nauru” yang memamerkan berbagai produk terkait Paviliun Nauru di Expo 2025 Osaka-Kansai.
Karakter resmi bernama “Kasagami Nauru” turut diciptakan untuk mempromosikan persahabatan antara Kota Choshi dan Republik Nauru.
Sebelumnya, perusahaan juga merencanakan Museum Peringatan Persahabatan Jepang-Nauru di dalam bangunan stasiun untuk memperkenalkan sejarah, budaya, dan hubungan kedua negara.
Stasiun dengan Rel Persilangan
Stasiun Kasagami-Kurohae merupakan salah satu stasiun di jalur Choshi Electric Railway yang memiliki rel persilangan. Fasilitas tersebut memungkinkan dua kereta dari arah berlawanan untuk saling melewati.
Stasiun tersebut juga memiliki bangunan kayu dengan gaya klasik yang menjadi salah satu karakteristik jalur kereta lokal Choshi.
Meskipun penggunaan nama “Republik Nauru” akan berakhir, kerja sama selama sekitar satu tahun tersebut menjadi salah satu contoh penggunaan hak penamaan stasiun untuk memperkenalkan hubungan dan pertukaran internasional.
Mulai 1 September 2026, papan nama dan penyebutan stasiun akan kembali menggunakan nama resmi Stasiun Kasagami-Kurohae.
Diskusi beasiswa dan loker di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com