13 Desa di Bangka Tengah Rawan Krisis Air Bersih
Ajie Gusti Prabowo August 27, 2026 05:50 PM

KOBA, BABEL NEWS - Sebanyak 13 desa dan satu kelurahan di Kabupaten Bangka Tengah, tercatat masuk dalam kawasan rawan kekeringan akibat musim kemarau yang sudah berlangsung selama dua bulan terakhir. Wilayah berpotensi mengalami kekeringan hingga krisis air tersebut tersebar di sejumlah kecamatan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka Tengah, Yudhi Sabara menyampaikan, daerah masuk dalam daerah rawan mengalami krisis air saat musim kemarau, yakni Desa Cambai, Cambai Selatan, Mangkol, Sungkap, Celuak, Namang dan Kurau Barat. "Kemudian, wilayah lain yang turut mengalami kekeringan meliputi Desa Belimbing, Kulur, Kulur Ilir, Nibung, Mesu dan Baskara Bhakti," ujar Yudhi Sabara, Rabu (26/8).

Diakuinya, satu kelurahan di Kecamatan Koba, yaitu Arung Dalam masuk menjadi salah satu wilayah permukiman masyarakat terdampak kondisi kemarau. "Beberapa desa sudah kita salurkan air bersih yang berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Kementerian PU sebagai koordinator satgas kekeringan," jelasnya.

BPBD Bangka Tengah terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kebutuhan masyarakat di desa lain yang mengalami kekeringan juga dapat tertangani dengan baik. Koordinasi tersebut dilakukan sebagai langkah untuk memperoleh dukungan penanganan, terutama bagi masyarakat yang mulai mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan air.

"Mudah-mudahan ke depan dapat dibantu dari kawan-kawan pihak eksternal, kami sedang koordinasi," tuturnya. (w4)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.