Emak-emak di Bone Sulsel Habiskan Rp3 Juta Berburu Perlengkapan Maulid, Hampir Sebulan Gaji
Muh Hasim Arfah August 27, 2026 07:22 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE - Emak-emak di Kabupaten Bone mulai berburu baskom, panci hingga bunga plastik untuk persiapan tradisi Maulid Nabi Muhammad SAW.

Bahkan belanjaan ibu ini mencapai Rp3 juta. 

Nilainya sekitar 76 persen dari upah minimum regional (UMR) Sulawesi Selatan tahun 2026 sebesar Rp3.921.088. 

Aktivitas tersebut terlihat di Toko Kelontong Sulaiman, Jalan KH Agus Salim, Kelurahan Macege, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Kamis (27/8/2026).

Pantauan Tribun-Timur.com sekitar pukul 14.00 Wita, sejumlah pembeli berdatangan dan memilih berbagai perlengkapan rumah tangga.

Baskom dan panci menjadi barang yang paling banyak dicari.

Bunga plastik juga dibeli untuk menghias wadah makanan yang akan dibawa ke masjid.

Harga perlengkapan tersebut bervariasi, mulai sekitar Rp10 ribu hingga Rp100 ribu.

Baca juga: Munafri Ajak Warga, RT/RW , Lurah, hingga Camat Ramaikan Maulid Akbar Pesisir Makassar di Paotere

Perbedaan harga bergantung pada jenis, ukuran dan barang yang dipilih pembeli.

Salah seorang pembeli, Nurhayati, datang dari Desa Kampoti, Kecamatan Dua Boccoe.

Ia membeli baskom dan panci untuk kebutuhan tradisi Maulid di kampungnya.

Menurut Nurhayati, warga setiap tahun menyiapkan hidangan untuk dibawa ke masjid.

Hidangan tersebut antara lain sokko dan telur yang disiapkan dalam wadah tertentu.

“Kalau dibawa ke masjid itu biasa lima panci kecil dan baskom kecil. Yang diisi sokko, telur, sama bunga plastik,” kata Nurhayati.

Namun, perlengkapan tersebut tidak hanya disiapkan untuk kebutuhan di masjid.

Keluarganya juga menyediakan hidangan serupa di rumah.

Makanan tersebut disiapkan untuk keluarga atau kerabat yang datang berkunjung selama rangkaian Maulid.

“Haruski juga simpan di rumah puluhan baskom dan panci berisi hal serupa. Jangan sampai ada keluarga yang datang, itu dikasiki,” ujarnya.

Rp3 Juta untuk Baskom dan Panci

Tradisi tersebut membuat kebutuhan perlengkapan rumah tangga meningkat menjelang pelaksanaan Maulid.

Nurhayati mengatakan dirinya menyiapkan anggaran sekitar Rp3 juta hanya untuk membeli baskom dan panci.

Anggaran tersebut belum termasuk pembelian beras dan telur.

“Biasanya habis Rp3 jutaan untuk beli baskom sama panci saja. Belum berasnya sama telurnya,” katanya.

Bagi Nurhayati, pengeluaran tersebut sudah menjadi bagian dari tradisi yang dilakukan keluarganya setiap tahun.

Tradisi berbagi makanan juga menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi dengan keluarga dan masyarakat.

“Tradisi setiap tahun supaya berkah,” ujarnya.

Maulid Nabi Muhammad SAW diperingati setiap 12 Rabiul Awal dalam kalender Hijriah.

Pada 2026, peringatan Maulid Nabi 1448 H bertepatan dengan 25 Agustus 2026.

Namun, pelaksanaan tradisi Maulid di masyarakat tidak selalu berlangsung hanya pada tanggal tersebut.

Di sejumlah daerah, rangkaian kegiatan dapat berlangsung sepanjang bulan Rabiul Awal sesuai tradisi dan agenda masyarakat.

Di Bone, tradisi tersebut turut terlihat dari persiapan warga membeli berbagai perlengkapan untuk menyiapkan hidangan Maulid.

Baskom, panci dan bunga plastik kemudian menjadi bagian dari aktivitas belanja menjelang kegiatan tersebut.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.