Jangan Anggap Sepele, Dokter Ungkap Seserius Ini Efek Kencing Tak Tuntas ke Ginjal
GH News August 27, 2026 08:11 PM
Jakarta -

Gangguan pola kencing merupakan salah satu gejala yang bisa dirasakan oleh orang dengan masalah prostat. Hal ini biasanya terjadi di malam hari dan mengganggu waktu tidur.

"Lebih sering (buang air kecil), malam terbangun berapa kali. Kencing tidak tuntas," kata spesialis urologi dari Bethsaida Hospital dr Boyke Budiman Sumantri, SpU dalam sesi bincang dengan detikcom.

Meski demikian, gangguan ini juga bisa disebabkan oleh penyakit lain, seperti diabetes dan kencing manis. Jadi, pemeriksaan penting untuk dilakukan.

Gejala gangguan pola kencing tidak boleh diabaikan. Sebab, kondisi tersebut bisa berdampak buruk pada ginjal.

"Tekanan yang tidak bisa keluar akan berbalik ke arah ginjal. Dan tekanan ke ginjal. Karena air kencing itu praktis bukan air yang steril, kan. Dan dia akan menekan ginjal. Backflow ke ginjal. Ginjal tidak bisa berfungsi," kata dr Boyke.

Pada akhirnya, kondisi ini bisa menyebabkan gagal ginjal, membuat pasien membutuhkan cuci darah atau transplantasi ginjal. Dengan demikian, kencing yang tidak tuntas tidak boleh dianggap sepele.

"Jadi, katakanlah misalnya harusnya 300 mili di kandung kencing bisa tuntas. Tapi hanya sisa 150 karena nggak tuntas. Tekanan dari atas ada lagi. Lama-lama tinggi, kan, bisa ke atas ke ginjal," katanya.

Menurutnya, jika gangguan pola kencing ini diperiksakan ketika gejalanya baru muncul, masih ada harapan untuk kembali normal. Namun, berbeda kasusnya jika pasien mengabaikan gejalanya dan tidak memeriksakan diri ke dokter.

"Ternyata ginjalnya sudah terganggu fungsinya. Mungkin itu sudah harus diperiksa oleh dokter penyakit dalam khusus ginjal. Atau cuci darah kalau ginjal yang terganggu fungsinya," ungkapnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.