TRIBUNWOW.COM - Warga Desa Adat Sade berencana membangun kembali rumah yang terbakar dengan mempertahankan konsep tradisional seperti era 1990-an.
Konsep tersebut mengutamakan bangunan tanpa semen, penggunaan kompor gas, dan instalasi listrik terbuka.
"Kami ingin Sade seperti tahun 90-an, tidak ada semen, tidak ada kompor gas, tidak ada listrik. Kami ingin seperti masa lalu. Semoga keinginan kami ini bisa terwujud untuk merepresentasikan Suku Sasak di Lombok," kata Sa'nah, Kamis (27/8/2026).
Menurut Sa'nah, rencana tersebut bertujuan menjaga keaslian budaya Suku Sasak sekaligus membantu warga mengatasi trauma setelah kebakaran.
Untuk meningkatkan keamanan, jaringan listrik nantinya akan dipasang di bawah tanah dan dilengkapi fasilitas pemadam kebakaran.
"Tadi Ibu Menteri menyampaikan kita butuh listrik, itu akan kita pertimbangkan. Karena masyarakat juga trauma dengan listrik," ujar Sa'nah. (*)