Ribuan Warga Nahdliyin Meriahkan Muktamar Ke-35 NU di Jombang, Rasakan Suasana Berbeda 5 Tahun Silam
Alga W August 27, 2026 09:14 PM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Mohammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Jalan Abdul Wahab Hasbulloh dipadati ribuan warga Nahdliyin usai pembukaan Muktamar ke-35 NU di Lapangan Untung Suropati, Dusun Tambakberas, Desa Tambakrejo, Kecamatan/Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Kamis (27/8/2026) sore, sekitar pukul 18.00 WIB.

Antusiasme luar biasa dari para warga NU tersebut membuat kawasan di sekitar Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas mendadak berubah dipenuhi lautan manusia dari berbagai penjuru Nusantara hingga luar negeri. 

Baca juga: Pesan Maruf Amin untuk Muktamar ke-35 NU, Ingatkan Proses Pemilihan Tidak Diwarnai Politik Uang

Kepadatan ini memuncak setelah acara seremonial pembukaan yang dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Raka Buming Raka. 

Kerumunan orang berbaju hijau khas NU semakin menyemarakkan kegiatan lima tahun tersebut. 

Kemeriahan Muktamar NU di Jombang

Salah satu muktamirin, Muhammad Syaifullah (58) mengatakan, Muktamar ke-35 ini sangat berbeda dengan Muktamar di Lampung tahun 2021 silam.

Dirinya merasakan atmosfer yang berbeda di Kota Santri ini, dikelilingi puluhan Pondok Pesantren di Tambakberas. 

"Muktamar ke-35 tahun di Jombang sangat berbeda, suasananya yang paling berasa apalagi ini di kawasan Pondok Pesantren Tambakberas," ujar Syaifullah kepada TribunJatim.com.

Syaifullah yang menjabat sebagai Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, mengaku begitu terkesan saat pembukaan Muktamar yang digelar megah yang dihadiri kepala negara dan jajaran menteri. 

"Kesannya baik dan positif untuk arah NU ke depan. Semoga apa yang disampaikan oleh Presiden, Ketum dan panitia itu akan bisa terwujud," jelasnya. 

Dikatakan Syaifullah, dirinya merasa senang Muktamar diselenggarakan di Jombang tempat lahirnya NU. 

Ia berangkat ke Jombang bersama 17 muktamirin asal Sumatera Selatan yang kesemuanya memiliki hak suara dalam pemilihan ketua umum PBNU 5 tahun mendatang. 

"Sangat senang karena asal muasal berdirinya NU itu dari sini, kita berharap Muktamar ini dan untuk PBNU ke depannya mudah-mudahan bisa sukses kalau ini sukses maka menggambarkan sukses kedepannya juga kepengurusan NU di masa mendatang," pungkasnya. 

Sementara itu, arus lalu lintas di sepanjang Jalan Abdul Wahab Hasbulloh sampai saat ini padat merayap hingga beberapa kilometer.

Petugas gabungan polisi bersama Panita lokal (Panlok) berupaya keras mengurai kepadatan kendaraan motor maupun mobil di tengah kerumunan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.