Misteri Mayat Membusuk di Kebun Sawit Bangka, Polisi Minta Warga Cek Keluarga yang Hilang
M Zulkodri August 27, 2026 09:39 PM

 

BANGKAPOS.COM--Bau menyengat dari tengah perkebunan kelapa sawit perlahan mengungkap sebuah misteri.

Warga yang sedang beraktivitas di Dusun 4, Desa Kace, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, tiba-tiba menemukan sesosok jasad yang telah membusuk dan menghitam, Kamis (27/8/2026) siang.

Tidak ada identitas yang ditemukan pada tubuh korban.

Kini, polisi berpacu dengan waktu untuk mengungkap siapa sosok di balik jenazah tersebut.

Di tengah kondisi tubuh yang sudah mengalami pembusukan parah, identitas korban hingga penyebab kematiannya masih menjadi teka-teki.

Jasad tersebut telah dievakuasi untuk menjalani pemeriksaan medis dan autopsi.

Kasatreskrim Polres Bangka, AKP Mauldi Waspadani, mengatakan jenazah telah berada di RS Bhayangkara Polda Kepulauan Bangka Belitung.

"Ini kami masih di RS Bhayangkara, besok (Jumat) siang rencananya akan dilakukan autopsi di sini," ujar Mauldi kepada Bangkapos.com, Kamis (27/8/2026) malam.

Bau Busuk dari Kebun Sawit Bawa Warga pada Penemuan Mengerikan

Baca juga: Ariel Tatum Resmi Ganti Nama, Kini Jadi Ariel Dewinta Ayu Sekarini, Ini Alasannya

Penemuan jasad bermula ketika warga mencium bau tidak sedap saat beraktivitas di sekitar perkebunan kelapa sawit.

Rasa penasaran kemudian berubah menjadi keterkejutan setelah warga menemukan sumber bau tersebut ternyata berasal dari sesosok mayat.

Temuan itu kemudian dilaporkan kepada polisi.

Petugas gabungan Polres Bangka dan Polda Babel langsung melakukan pemeriksaan di lokasi untuk mengumpulkan informasi dan mencari petunjuk yang dapat membantu mengungkap identitas korban.

Di sekitar lokasi, petugas menemukan beberapa helai pakaian yang diduga kuat milik korban.

Namun, belum ada keluarga yang datang melapor ataupun memastikan bahwa jasad tersebut merupakan anggota keluarganya.

Diduga Perempuan, Usianya Sekitar 50 Tahun

PENEMUAN MAYAT -- Mayat tanpa identitas saat dibawa ke RS Bhayangkara Polda Babel dari RSUD Depati Bahrin Sungailiat, Kamis (27/8/2026)
PENEMUAN MAYAT -- Mayat tanpa identitas saat dibawa ke RS Bhayangkara Polda Babel dari RSUD Depati Bahrin Sungailiat, Kamis (27/8/2026) (Bangkapos.com/Adi Saputra)

Baca juga: Remaja 17 Tahun Diseret Buaya Saat Mancing di Bangka Barat, Selamat Berkat Aksi Nekat Teman

Kapolsek Mendo Barat Iptu Wendy mengatakan berdasarkan pemeriksaan awal, jasad tersebut diduga berjenis kelamin perempuan dengan perkiraan usia sekitar 50 tahun.

Namun, kondisi tubuh yang telah membengkak, menghitam dan mengalami pembusukan membuat petugas belum dapat memastikan identitas maupun jenis kelamin korban secara mutlak.

"Dugaan sementara jasad berjenis kelamin perempuan, namun karena kondisinya sudah membusuk dan menghitam. Kami belum bisa memastikan secara pasti, apakah pembengkakan pada bagian dada karena anatomi tubuh perempuan atau efek pembusukan," jelas Wendy.

Polisi memperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar satu minggu sebelum ditemukan.

Lamanya jenazah berada di lokasi membuat kondisi fisiknya semakin sulit dikenali.

Luka Kekerasan atau Gigitan Hewan? Polisi Masih Menunggu Autopsi

Salah satu pertanyaan terbesar dalam kasus ini adalah penyebab kematian.

Polisi belum dapat memastikan apakah korban meninggal akibat tindak kekerasan atau faktor lain.

Kerusakan pada tubuh korban akibat proses pembusukan, ditambah kemungkinan adanya gigitan hewan, membuat petugas belum dapat menyimpulkan apakah terdapat tanda-tanda kekerasan.

"Untuk dugaan adanya kekerasan belum bisa kita pastikan, karena jasad perkiraan sudah seminggu di lokasi. Kondisi wajah dan tubuhnya sudah tidak jelas, apakah ada bekas gigitan binatang atau luka kekerasan," ujar Wendy.

Karena itu, jasad langsung dievakuasi untuk menjalani pemeriksaan medis, visum, dan autopsi.

Hasil pemeriksaan tersebut diharapkan dapat memberikan petunjuk mengenai penyebab kematian sekaligus membantu polisi mengidentifikasi korban.

Polisi Minta Warga yang Kehilangan Keluarga Segera Melapor

Baca juga: Bocah 9 Tahun Diserang Pitbull di Bandung, Warga Ungkap Momen Mengerikan dalam CCTV

Di tengah misteri identitas korban, polisi kini meminta masyarakat yang memiliki anggota keluarga, kerabat, atau anak yang belum pulang agar segera melapor.

Masyarakat Kabupaten Bangka dan wilayah sekitarnya juga diminta mendatangi RS Bhayangkara Polda Babel apabila merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri yang mendekati korban.

"Iya, kami minta seluruh masyarakat yang merasa ada keluarga ataupun kerabat hingga anak yang belum pulang ke rumah segera cek jenazah yang sudah kami bawa ke RS Bhayangkara," tegas Mauldi.

Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat proses identifikasi dan membuka titik terang mengenai siapa korban sebenarnya.

Satu Pekan Misteri di Tengah Kebun Sawit

Perkiraan bahwa korban telah meninggal sekitar satu minggu sebelum ditemukan membuat pertanyaan baru muncul.

Selama beberapa hari, jasad tersebut berada di kawasan perkebunan tanpa diketahui identitasnya hingga bau pembusukan akhirnya mengundang perhatian warga.

Polisi kini masih mendalami seluruh kemungkinan.

Petugas belum menyimpulkan apakah kematian korban berkaitan dengan tindak pidana, kecelakaan, kondisi medis, atau faktor lainnya.

Semua dugaan masih menunggu hasil pemeriksaan forensik.

Untuk sementara, satu-satunya petunjuk yang diketahui adalah perkiraan korban merupakan perempuan berusia sekitar 50 tahun, beberapa pakaian yang ditemukan di sekitar lokasi, serta jasad yang diperkirakan telah berada di kebun sawit selama kurang lebih sepekan.

Autopsi yang dijadwalkan dilakukan di RS Bhayangkara Polda Babel pada Jumat (28/8/2026) diharapkan menjadi langkah penting untuk mengurai misteri tersebut.(*)

(Bangkapos.com/Adi Saputra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.