TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kalla turut memberikan dukungan untuk korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT).
Salah satunya dengan mengoperasikan kapal kemanusiaan membawa 800 paket bantuan.
Selain itu, tim relawan yang terdiri atas dokter, perawat, guru, hingga personel Kalla Rescue juga turut diturunkan.
Armada kapal KM Rania diberangkatkan dari Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, Kamis (27/8/2026).
Keberangkatan relawan dan bantuan dilepas langsung oleh CEO Kalla, Solihin Jusuf Kalla.
Baca juga: Catat! Beasiswa Kalla Gelombang II Dibuka hingga 31 Agustus 2026
Aksi kemanusiaan ini merupakan hasil kolaborasi antara Lembaga Amil Zakat (LAZ) Hadji Kalla, Kalla Translog, Kalla Toyota, dan Palang Merah Indonesia (PMI).
Program Manager Humanity and Environment Care LAZ Hadji Kalla, Sapril Akhmady, mengatakan, pemenuhan kebutuhan dasar menjadi salah satu prioritas dalam kondisi bencana.
Karena itu, persiapan bantuan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak agar bantuan dapat memberikan manfaat secara langsung.
"Prioritas diberikan kepada masyarakat di wilayah yang membutuhkan dan belum atau masih terbatas mendapatkan dukungan bantuan," kata Sapril, dalam keterangan tertulis diterima Tribun-Timur.com, Kamis (27/8/2026).
Bantuan yang disiapkan terdiri atas beras, mi instan, ikan kaleng kemasan, minyak goreng, dan air minum.
Kebutuhan pangan tersebut menjadi bagian utama bantuan untuk membantu memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat selama masa darurat.
Corporate Communication & Sustainability Department Head Kalla, Nadya Tyagita, menjelaskan, respons kemanusiaan tidak berhenti pada paket yang diterima oleh masyarakat.
Di balik proses distribusi, terdapat kebutuhan untuk memastikan bantuan dapat dikelola dan dimanfaatkan dengan baik di lapangan.
“Untuk mendukung penyaluran bantuan di lapangan, Kalla Rescue yang mengawal misi kemanusiaan ini juga dibekali perlengkapan operasional untuk pengolahan dan penyediaan makanan, mulai dari kompor dan tabung gas hingga peralatan memasak serta perlengkapan makan,” kata Nadya Tyagita.
Sementara itu, Kalla Toyota memberi dukungan untuk kelancaran operasional distribusi bantuan berupa dua unit kendaraan operasional, yakni Toyota Hilux Double Cabin dan Toyota Hilux Rangga.
Selain itu, Kalla Toyota juga mengirimkan dua mekanik yang bergabung bersama relawan Kalla.
Kemudian, Kalla Translog juga turut mengambil bagian dalam mendukung kelancaran kegiatan misi kemanusiaan ini dengan memberangkatkan 6 unit mobil komersial untuk membantu distribusi bantuan.
Sebelumnya, 7 unit kendaraan box juga telah diberangkatkan terlebih dahulu bersama tim PMI.
Melalui dukungan armada tersebut, Kalla Translog mengambil peran penting dalam memastikan bantuan dapat dimobilisasi dan didistribusikan dengan baik.
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang transportasi dan logistik, keterlibatan ini menjadi bentuk kontribusi nyata Kalla Translog dengan mengoptimalkan kapabilitas dan sumber daya yang dimiliki untuk mendukung kelancaran misi kemanusiaan.
Dalam misi kemanusiaan ini, PMI dan RS Faisal juga turut memberi dukungan dengan mendelegasikan tenaga medis dan relawan serta mendistribusikan berbagai jenis obat-obatan, antibioitik, serta vitamin/suplemen.
Adapun daftar personel Kalla Rescue yang diberangkatkan dalam Misi Respons Bencana Gempa NTT ialah Kurniawan Djaya (LAZ Hadji Kalla), Muhammad Jumadi (LAZ Hadji Kalla), Zainuddin Soadiq (Bumi Karsa), Ilham (Guru SMA Islam Athirah Bone), Muhammad Julianto (Kalla Toyota Palu Martadinata), dan A Muhammad Ali Kadri (Kalla Aspal Mamuju).
Ada juga A Mufthie Tri Anugrah (Kalla Translog Manado), dan Muhammad Ali (Kalla Toyota Baubau).
Selain itu, ada pula tim tenaga medis dari RS Faisal, yakni dr Muhammad Haekal, dr Andi Faisal dan Ilham.