Disnaker Kulon Progo Gelar Bursa Kerja Inklusif, Beri Kesempatan Kerja Bagi Penyandang Disabilitas
Muhammad Fatoni August 27, 2026 10:14 PM

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kulon Progo menggelar Bursa Kerja Inklusif 2026 pada Kamis (27/08/2026). 

Kegiatan berlangsung di Aula Balai Latihan Kerja (BLK) Disnaker Kulon Progo selama 2 hari ke depan.

Kepala Bidang Penempatan, Pelatihan, dan Produktivitas Tenaga Kerja, Disnaker Kulon Progo, Hardjanto, menjelaskan Bursa Kerja Inklusif ini memberi kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk bisa mendapatkan pekerjaan sehingga bisa setara dengan masyarakat umum.

"Sebab penyandang disabilitas memiliki potensi, kompetensi, dan kemampuan untuk berkontribusi di dunia kerja," kata Hardjanto.

Menurutnya, diperlukan ekosistem ketenagakerjaan yang mampu memberi kesempatan setara, menyediakan akses informasi pekerjaan, serta menciptakan proses rekrutmen yang inklusif dan bebas dari diskriminasi. Itu sebabnya Bursa Kerja Inklusif dihadirkan.

Hardjanto mengatakan ada sebanyak 10 perusahaan yang hadir dalam Bursa Kerja Inklusif 2026.

Ada sebanyak 164 lowongan kerja yang disiapkan oleh seluruh perusahaan itu dari berbagai sektor usaha, dengan jenjang pendidikan mulai dari SMA hingga perguruan tinggi.

"10 perusahaan ini berasal dari Bantul, Sleman, Kota Yogyakarta, dan Kulon Progo sendiri," ujarnya.

Para pencari kerja juga akan mendapat fasilitas pendampingan dari petugas, termasuk juru bahasa isyarat.

Selain itu disediakan layanan konsultasi karier, kesempatan wawancara langsung, serta proses rekrutmen yang akan disesuaikan dengan kebutuhan tenaga kerja.

Bursa Kerja Inklusif 2026 juga diramaikan dengan gelar karya hasil pelatihan BLK.

Baca juga: Polres Hingga Kesbangpol Kulon Progo Klaim Tak Ada Mobilisasi Massa untuk Demo 27 Agustus di Jakarta

Karya itu menjadi bukti bahwa keterampilan dapat tumbuh menjadi peluang untuk berkarya dan memperoleh penghasilan.

"Kegiatan ini memberikan dukungan bagi penyandang disabilitas sebagai pencari kerja agar dapat mengenali potensi dan meningkatkan kepercayaan dirinya," jelas Hardjanto.

Bursa Kerja Inklusif 2026 dibuka oleh Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan.

Ia mengatakan bahwa kegiatan ini adalah dukungan nyata bagi penyandang disabilitas.

Sebab kesempatan kerja harus terbuka bagi seluruh masyarakat.

Pihaknya pun akan terus mendorong layanan inklusif di berbagai bidang, mulai dari olahraga, pariwisata, hingga kesehatan.

Pemkab Kulon Progo juga berkomitmen penuh untuk membuka lebih banyak ruang dan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas sesuai bidang dan kemampuannya.

"Sebab para penyandang disabilitas ini siap menjadi tenaga kerja yang produktif," kata Agung.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.