TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Sebanyak 5.654 atlet dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Utara (Sumut) telah terdaftar untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) XII Tahun 2026.
Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena pendaftaran tahap kedua masih dibuka. Porprovsu XII sendiri dijadwalkan berlangsung pada 7-15 November 2026 dengan mempertandingkan 28 cabang olahraga (cabor).
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut, Hatunggal Siregar, mengatakan jumlah peserta tersebut merupakan data sementara yang telah masuk hingga Kamis (27/8/2026).
“Hingga hari ini sudah terdaftar sebanyak 5.654 atlet yang akan mengikuti ajang Porprovsu XII yang akan kita gelar pada 7-15 November 2026,” ujar Hatunggal dalam konferensi pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumut di Lobby Dekranasda Kantor Gubernur Sumut, Kamis (27/8/2026).
Menurut Hatunggal, persiapan pelaksanaan Porprovsu XII terus dimatangkan, termasuk penyusunan jadwal kedatangan atlet, kesiapan venue pertandingan, hingga berbagai kebutuhan teknis lainnya.
KONI Sumut juga melakukan perencanaan secara menyeluruh untuk mengantisipasi kemungkinan adanya perubahan teknis di lapangan saat pelaksanaan.
“Kami sudah mempersiapkan perencanaannya meskipun mungkin saja ada hal insidentil yang berubah karena kondisi lapangan, tapi semaksimal mungkin kami minimalisir perubahan,” katanya.
Pada Porprovsu XII, sebanyak 28 cabor akan dipertandingkan dengan total 386 nomor pertandingan. Dari seluruh nomor tersebut, terdapat 2.683 medali yang akan diperebutkan para atlet.
Untuk pembiayaan atlet, Hatunggal menjelaskan, anggaran pelaksanaan Porprovsu XII masih menunggu perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Sumut.
Adapun pola pembiayaan yang disiapkan menggunakan skema kerja sama antara KONI Sumut dengan KONI kabupaten/kota.
“Untuk anggaran pelaksanaannya masih menunggu PAPBD, tapi polanya kerja sama, 50 persen anggaran dari KONI kabupaten/kota dan 50 persen anggaran dari KONI Sumut. Ini untuk atlet, sedangkan untuk kepanitiaannya nanti 100 persen anggaran dari KONI Sumut,” jelas Hatunggal.
Di sisi lain, KONI Sumut terus menggencarkan sosialisasi Porprovsu XII ke berbagai daerah. Sosialisasi dilakukan melalui berbagai kejuaraan olahraga maupun dengan mendatangi langsung KONI kabupaten/kota.
Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas partisipasi sekaligus memastikan atlet-atlet potensial dari seluruh wilayah Sumut memiliki kesempatan tampil di Porprovsu XII.
Hatunggal menyebut upaya tersebut juga merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Sumut Bobby Nasution agar potensi atlet di berbagai daerah dapat terakomodasi dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
“Sesuai arahan Gubernur kami terus melakukan sosialisasi, termasuk melantik 16 Ketua KONI di kabupaten/kota agar mereka bisa hadir di Porprovsu. Termasuk kami juga sudah sosialisasi ke seluruh KONI di Kepulauan Nias, sudah kami kumpulkan di Gunungsitoli,” terangnya.
Hasil sosialisasi tersebut mulai terlihat dari meningkatnya jumlah atlet asal Kepulauan Nias yang mendaftar untuk Porprovsu XII 2026.
Di Kota Gunungsitoli, misalnya, jumlah atlet yang mengikuti Porprovsu 2022 hanya sebanyak 33 orang. Sementara untuk Porprovsu XII 2026, sudah terdapat 50 atlet yang mendaftar.
Jumlah tersebut masih mungkin bertambah karena proses pendaftaran tahap kedua belum berakhir.
“Setelah kami datang langsung ke sana ada penambahan atlet yang ikut bertanding sebanyak 17 atlet dan ini masih pendaftaran tahap dua, kemungkinan akan bertambah lagi,” kata Hatunggal.
Peningkatan partisipasi juga terjadi di Kabupaten Nias. Jika pada Porprovsu 2022 hanya terdapat sembilan atlet, kini jumlah atlet yang telah mendaftar mencapai 43 orang.
Kemudian Nias Utara meningkat dari 21 menjadi 24 atlet. Nias Barat mengalami peningkatan dari enam menjadi 50 atlet.
Sementara Nias Selatan yang sebelumnya tidak mengikuti Porprovsu, kini telah mendaftarkan 31 atlet untuk ambil bagian pada Porprovsu XII 2026.
“Dari Kepulauan Nias dulu total hanya ada 69 atlet yang ikut, sekarang kalau ditotal yang sudah mendaftar sudah ada 198 atlet. Sosialisasi ini terus gencar kami lakukan karena Porprovsu merupakan ajang strategis untuk menjaring dan memetakan atlet-atlet potensial Sumut,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan (Dispora) Provinsi Sumatera Utara, M. Mahfullah Pratama Daulay, memastikan pihaknya akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai kejuaraan olahraga yang digelar KONI Sumut.
Menurut Mahfullah, dukungan terhadap kegiatan olahraga akan semakin optimal apabila Dispora Sumut telah bertransformasi menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
Transformasi tersebut dinilai dapat memberikan keleluasaan dalam pengelolaan keuangan sehingga Dispora Sumut dapat lebih mandiri dalam mendukung berbagai kegiatan olahraga.
“Kami terus mendukung ajang kejuaraan yang digelar KONI Sumut. Apalagi jika Dispora sudah bertransformasi menjadi BLUD, maka kita bisa mandiri terutama soal keuangan. Kita bisa menggelar berbagai event tanpa bergantung lagi dengan APBD,” kata Mahfullah.
(Cr29/tribun-medan.com)