Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yuan Lulan
POS-KUPANG.COM, KUPANG – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Kupang akan menggelar Konferensi Kota (Konferta) V pada Jumat, 28 Agustus 2026 di Hotel Aston Kupang.
Konferta V tersebut digelar menjelang berakhirnya masa kepengurusan AJI Kupang periode 2023-2026, sebagaimana amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.
Ketua AJI Kupang, Djemi Amnifu, mengatakan pihaknya telah membentuk tim kerja untuk mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan Konferta V.
Kegiatan tersebut akan dihadiri seluruh anggota AJI Kupang, baik yang berada di Kota Kupang, Kabupaten Kupang maupun Kabupaten Belu.
Baca juga: Refleksi 81 Tahun Kemerdekaan, GAMKI NTT, PIAR NTT dan AJI Kupang Gelar Bedah Buku Reset Indonesia
“Konferta kali ini adalah kali kelima AJI Kupang menggelar Konferta dengan riang gembira. Konferta kali ini bukan hanya untuk memilih Pengurus AJI Kupang periode 2026-2029, namun juga merumuskan arah organisasi selama tiga tahun ke depan,” kata Djemi Amnifu dalam pernyataan tertulis kepada POS-KUPANG.COM, Kamis (27/8/2026).
Selain agenda pemilihan kepengurusan baru, Konferta V AJI Kupang juga akan diawali dengan diskusi publik bertajuk “Tantangan Kerja Jurnalistik di Tengah Gempuran AI”.
Diskusi tersebut digelar sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan pemahaman jurnalistik anggota AJI Kupang di tengah perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Djemi menyebutkan, sebanyak 21 anggota AJI Kupang memiliki hak suara untuk memilih Ketua dan Sekretaris AJI Kupang periode 2026-2029.
“Moment Konferta ini juga akan dilakukan pengukuhan terhadap 12 anggota AJI Kupang yang baru,” ujarnya.
Sekjen AJI Indonesia Hadir
Djemi mengatakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) AJI Indonesia, Bayu Wardhana, dipastikan hadir dalam Konferta V AJI Kupang.
Bayu Wardhana juga akan menjadi salah satu narasumber dalam diskusi publik mengenai tantangan kerja jurnalistik di tengah perkembangan AI.
Selain Bayu, diskusi tersebut menghadirkan Rossi Swan, Dosen FISIP Jikom Universitas Nusa Cendana (Undana), sebagai narasumber.
Sementara moderator dalam diskusi publik tersebut adalah Anna Djukana, Pengurus AJI Indonesia Bidang Gender, Anak dan Kaum Marginal.
Menurut Djemi, Konferta V AJI Kupang diharapkan dapat menghasilkan sejumlah rekomendasi dan keputusan strategis untuk memperkuat kerja organisasi selama tiga tahun mendatang.
Rekomendasi tersebut diharapkan semakin memperkuat peran AJI Kupang dalam menjaga independensi jurnalis, memperjuangkan kemerdekaan pers dan kebebasan berekspresi, serta memperjuangkan kesejahteraan dan profesionalisme jurnalis.
Sejarah Panjang AJI Kupang
AJI Kupang merupakan organisasi profesi jurnalis yang memiliki perjalanan panjang dalam memperjuangkan kebebasan pers dan independensi jurnalis di Nusa Tenggara Timur.
Sejarah AJI Kupang dimulai pada tahun 2000 ketika sekelompok jurnalis yang memiliki kepedulian terhadap kebebasan pers dan independensi jurnalis memutuskan untuk membentuk organisasi.
Namun, kepengurusan pertama AJI Kupang kemudian dibekukan karena adanya pelanggaran terhadap AD/ART AJI.
Pada periode 2000 hingga 2002, AJI Kupang mengalami masa vakum. Status organisasi menjadi nonaktif, baik dari sisi keanggotaan maupun kepengurusan.
Semangat untuk menghidupkan kembali organisasi kemudian muncul pada Desember 2002. Saat itu, jurnalis Jemris Fointuna berkomunikasi dengan sejumlah pengurus AJI Indonesia, di antaranya Ati Nurbaiti, Farid, Heru Hendartmoko, Edi, Abdul Manan, Eko Maryadi dan Suwarjono.
Komunikasi tersebut menjadi salah satu langkah awal untuk membangkitkan kembali AJI Kupang.
Pada Agustus 2004, AJI Indonesia memberikan sinyal untuk mengaktifkan kembali AJI Kota Kupang dengan status AJI Persiapan.
Jemris Fointuna kemudian mendapat mandat lisan untuk melakukan konsolidasi internal kelembagaan sekaligus merekrut calon anggota.
Setelah sekitar dua tahun melakukan konsolidasi, pada April 2006, AJI Indonesia mengutus Heri Soba dan Eko Maryadi untuk membentuk AJI Persiapan Kota Kupang.
Deklarasi tersebut dihadiri sekitar 40 jurnalis di aula Yayasan Purnama Kasih (Yaspurka) Kupang, di samping Radio Trilolok Swara Verbum.
Dalam kesempatan tersebut, Jemris Fointuna dipilih dan ditetapkan sebagai Koordinator AJI Persiapan Kota Kupang.
Selanjutnya, pada 8 November 2008, digelar Konferensi Luar Biasa (KLB) di Aula Hotel Sasando Kupang dengan agenda utama pemilihan pengurus AJI Persiapan Kota Kupang.
KLB tersebut memilih Jemris Fointuna sebagai Ketua dan Alfons Nadabang sebagai Sekretaris. Kegiatan itu turut dihadiri pengurus AJI Indonesia, termasuk Heri Soba.
Setelah menunggu selama delapan tahun, pada 28 November 2008, AJI Persiapan Kota Kupang akhirnya diresmikan kembali menjadi AJI Kota Kupang dalam Kongres VII AJI di Denpasar, Bali.
Kepengurusan AJI Persiapan Kupang kemudian dikukuhkan menjadi pengurus AJI Kota Kupang periode 2008-2012.
Sejak saat itu, AJI Kupang terus berkembang dan mengalami pergantian kepemimpinan melalui sejumlah Konferta.
Pada 2012, dalam Konferta AJI Kupang I di Hotel Sasando, Simon Nilli terpilih sebagai Ketua dan Willy Korebima sebagai Sekretaris.
Kemudian pada Konferta AJI Kupang II tahun 2015 di Amaris Hotel, Aleks Dimoe terpilih sebagai Ketua dan Jhon Seo sebagai Sekretaris.
Selanjutnya, pada Konferta III tahun 2018 di Hotel Naka, Marthen Bana terpilih sebagai Ketua dan Imanuel Lodja sebagai Sekretaris untuk masa kepemimpinan 2019-2022.
Namun, Marthen Bana kemudian mengundurkan diri karena memilih menjadi calon legislatif. Kepemimpinan AJI Kupang selanjutnya dilanjutkan Imanuel Lodja sebagai Pelaksana Ketua hingga pelaksanaan Konferta berikutnya.
Setelah sempat tertunda selama lebih dari satu tahun, Konferta IV AJI Kupang akhirnya digelar pada 26 Agustus 2023 di Hotel Kristal Kupang.
Dalam Konferta tersebut, Djemi Amnifu terpilih sebagai Ketua dan Linda Makandoloe sebagai Sekretaris AJI Kupang periode 2023-2026.
Konferta IV menjadi momentum penting karena untuk pertama kalinya Konferta AJI Kupang dihadiri langsung Ketua Umum AJI Indonesia, Sasmito Mahdim.
Kini, tiga tahun kemudian, AJI Kupang kembali menggelar Konferta V pada 28 Agustus 2026 di Hotel Aston Kupang.
Konferta V tersebut menjadi momentum bagi anggota AJI Kupang untuk memilih kepengurusan baru periode 2026-2029 sekaligus menentukan arah organisasi dalam menghadapi tantangan dunia jurnalistik ke depan. (uan)