TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Warga Banjar Munduk Tumpeng Kelod, Desa Berangbang, Kecamatan Negara, Jembrana harus merugi ratusan juta, Kamis (27/8).
Sebab, rumahnya dengan dua kamar tidur berukuran 5x4 meter diamuk si jago merah.
Selain sebabkan rumahnya terbakar, uang tunai senilai Rp50 juta diduga ikut lenyap dalam peristiwa tersebut. Beruntung tak ada korban jiwa namun kerugian material ditaksir mencapai Rp150 juta.
Baca juga: Pasca Kebakaran di Desa Sade Lombok, Dispar Bali Perketat Kewaspadaan Desa Wisata di Bali
Dari informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.18 Wita di rumah I Ketut Sorken (75). Bermula dari saksi yang merupakan istri korban selesai melaksanakan persembahyangan rahina Purnama. Saksi kemudian tiduran santai di gasebo di belakang rumahnya.
Tak disangka, saat itu saksi melihat adanya asap membumbung tinggi yang berasal dari dalam rumahnya. Sontak ia berteriak hingga warga berdatangan untuk menolong dengan menggunakan alat seadanya.
Kemudian salah satu warga menghubungi pihak Damkar Jembrana untuk penanganan lebih lanjut. Butuh waktu sekitar 1,5 jam memadamkan api di rumah korban.
Baca juga: Cegah Kebakaran, Dinas Damkar Denpasar Gelar Penyemprotan TPA Suwung Bali 2 Hari Sekali
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian material ditaksir Rp150 juta. Sebab sejumlah barang berharga serta diduga uang tunai juga raib dalam peristiwa tersebut. Mulai dari bagian rumah khususnya plafon, lemari berisi pakaian, tv, handphone serta uang tunai diperkirakan senilai Rp50 Juta hangus terbakar.
Pihak kepolisian juga telah datang ke TKP untuk melakukan penyelidikan.
Dari hasil olah TKP oleh tim Inafis Polres Jembrana, diduga api berasal dari pelangkiran atau tempat sembahyang terletak di atas tempat tidur di dalam kamar korban.
"Penanganan kebakaran butuh waktu sekitar 1,5 jam," jelas Kasat Pol PP Jembrana, I Ketut Eko Susila Artha Permana saat dikonfirmasi, Kamis (27/8).
Eko melanjutkan, ada tiga unit armada Damkar Jembrana yang dikerahkan menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Namun, sejumlah barang berharga korban termasuk diduga uang tunai dilalap si jago merah.
Pasca-kejadian, korban yang merupakan pemilik rumah dilaporkan masih syok. "Untuk penyebab masih dilakukan penyelidikan oleh kepolisian," tandasnya. (*)