SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Persaingan 27 pemain trial untuk merebut tempat di skuad Sriwijaya FC semakin panas.
Nasib para pemain trial Sriwijaya FC bakal ditentukan dalam game internal di Stadion Kamboja Palembang, Jumat (28/8/2026) sore.
Pelatih kepala Sriwijaya FC, Oktavianus, sengaja memilih game internal sebagai panggung terakhir untuk menguji mental, fisik, kualitas individu hingga kemampuan pemain menjalankan instruksi dalam situasi penuh tekanan.
Bukan sekadar latihan biasa, game internal ini menjadi pertandingan hidup mati bagi para pemain trial.
Sebab, dari 27 pemain yang saat ini masih bertahan, maksimal hanya 11 pemain yang bakal mendapatkan tempat untuk melengkapi skuad utama Sriwijaya FC menghadapi Liga Nusantara 2026/27.
"Terakhir di hari Jumat itu kita ada internal game jadi lebih ada pressure," ungkap Oktavianus didampingi Pelatih Kiper Ferry Rotinsulu, Asisten Pelatih M Ali Ramadon, Analis Coach Argema, dan Asisten Pelatih Kiper Ikhsan Alkarima.
Oktavianus menginginkan para pemain trial merasakan tekanan pertandingan yang sesungguhnya.
Hal itu menjadi evaluasi penting setelah dirinya merasa belum mendapatkan gambaran maksimal ketika Sriwijaya FC melakoni laga uji coba kontra KAI Palembang.
Dalam pertandingan tersebut, Sriwijaya FC tampil terlalu dominan dan mengakhiri laga dengan kemenangan telak 15-0.
Kemenangan besar tersebut justru membuat Oktavianus kesulitan membaca kelemahan maupun kemampuan para pemain secara objektif.
Pelatih kelahiran Padang, Sumatera Barat, 10 Oktober 1981 itu bahkan mengaku kecewa lantaran lawan tidak memberikan tekanan berarti kepada skuadnya.
"Kebanyakan pemain yang tidak punya kondisi fisik yang datang untuk uji coba. Pada akhirnya kita dominan. Karena itu tadi mereka tidak mempersiapkan diri untuk menghadapi tim kita," terang Oktavianus.
Karena itu, Oktavianus memilih tidak lagi menghadirkan lawan dari luar.
27 pemain trial akan saling berhadapan dalam game internal.
Dengan format tersebut, jajaran pelatih bisa melihat secara langsung siapa pemain yang mampu tampil ketika berada dalam tekanan dan siapa yang justru kehilangan performa.
"Pastinya saya ingin lawan sparing yang benar-benar mempersiapkan diri untuk menghadapi uji coba melawan kita," jelasnya.
Game internal ini sekaligus menjadi kesempatan terakhir bagi para pemain trial untuk mencuri perhatian Oktavianus dan jajaran pelatih.
Setiap duel, pergerakan, keputusan, hingga kemampuan menjalankan instruksi bakal menjadi pertimbangan sebelum keputusan akhir dibuat.
Setelah pertandingan internal selesai, jajaran pelatih Sriwijaya FC akan langsung melakukan evaluasi.
"Saya maunya internal saja gamenya, jadi di hari Sabtu itu sudah final kita untuk mengerucutkan pemain," kata Oktavianus.
Artinya, drama seleksi Sriwijaya FC segera memasuki babak terakhir.
Dari 27 pemain trial, hanya maksimal 11 nama yang akan mendapatkan tiket untuk melengkapi skuad utama Laskar Wong Kito.
"Sekarang ini ada 27 pemain yang ikut trial. Maksimalnya itu 11 pemain untuk melengkapi yang utama," tegas Oktavianus.
Persaingan pun dipastikan berlangsung sengit.
Para pemain tidak hanya dituntut memiliki kemampuan individu mumpuni, tetapi juga harus menunjukkan konsistensi, kondisi fisik, pemahaman taktik, mental bertanding dan kemampuan bekerja sama dalam tim.
• 27 Pemain Berebut 11 Slot Sriwijaya FC, M Satrio Aji Bawa Modal 2 Gol Jelang Laga Penentuan
Kini, 27 pemain berdiri di ambang penentuan.
Sebanyak 11 pemain akan tersenyum karena mendapatkan tiket bergabung dengan skuad utama Sriwijaya FC.
Sementara pemain lainnya harus menerima kenyataan tersingkir dari perburuan tempat di tim yang dipersiapkan menghadapi Liga Nusantara 2026/27.
Game internal Jumat sore pun menjadi panggung terakhir. Siapa yang tampil menggila, siapa yang tenggelam, dan siapa yang akhirnya merebut 11 slot Sriwijaya FC?