TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Perjalanan KRL Commuter Line relasi Tanah Abang-Palmerah akhirnya kembali normal pada Jumat (28/8/2026) pagi, usai sempat lumpuh akibat adanya kerumunan orang di sekitar jalur rel.
Kondisi tersebut memicu penumpukan penumpang yang signifikan di Stasiun Palmerah pada jam sibuk pagi hari.
Sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan lautan manusia memadati area stasiun demi menunggu kepastian keberangkatan.
Baca juga: Perjalanan KRL Pagi Ini Terganggu, Simak Penyesuaian Rute Commuter Line Menuju Tanah Abang
Pantauan di lokasi, rangkaian KRL dari dan menuju Tanah Abang sudah dapat kembali melintas secara normal.
Namun, perjalanan Commuter Line relasi Rangkasbitung masih berpotensi mengalami keterlambatan akibat penyesuaian pola operasi pasca-gangguan.
Situasi Mencekam di Gerbong Wanita
Di tengah proses pemulihan jalur, media sosial dihebohkan dengan laporan dugaan pelemparan batu ke arah rangkaian KRL oleh orang tak bertanggung jawab.
Informasi yang diunggah oleh akun Threads warga.jakbar menyebutkan bahwa insiden pelemparan batu tersebut sempat memicu kepanikan di dalam kereta.
"KRL sudah kembali bisa melintas di jalur Palmerah-Tanah Abang. Namun, saat perjalanan berlangsung, salah satu rangkaian KRL diduga dilempari batu oleh orang tak bertanggung jawab," tulis laporan tersebut.
Bagi Anda yang akan bepergian menggunakan layanan KRL, khususnya pengguna relasi Rangkasbitung, diimbau untuk terus memantau informasi perjalanan terbaru melalui akun media sosial resmi KAI Commuter demi mengantisipasi penyesuaian jadwal.