Disbudpar Pasuruan Bekali Influencer Green Card untuk Promosi Wisata
Haorrahman August 28, 2026 12:55 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Pasuruan - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Pasuruan terus mendorong promosi pariwisata melalui platform digital.

Salah satunya, membekali mediagram dan influencer di Kabupaten Pasuruan dengan Green Card Pariwisata.

Ini adalah bentuk fasilitasi Pemerintah Daerah dalam mengenalkan berbagai destinasi wisata.

Program tersebut diperkenalkan melalui kegiatan Pasuruan Tourism Hub: Connection Destination & Content Creators.

Ini adalah wadah mempertemukan pengelola destinasi wisata dengan para kreator digital.

Baca juga: DPRD Pasuruan Dorong JUT Diperbanyak, Tekan Biaya Angkut Hasil Panen Petani

Green Card diberikan kepada mediagram dan influencer yang memiliki sedikitnya 50 ribu followers.

Kartu tersebut dapat digunakan untuk mendapat kemudahan akses ke sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Pasuruan, termasuk fasilitas masuk secara gratis.

Dengan fasilitas tersebut, para kreator diharapkan lebih leluasa melakukan produksi konten di masing - masing platform.

Cara ini diyakini dapat membantu memperluas jangkauan promosi destinasi wisata Kabupaten Pasuruan.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Pasuruan Diano Vella Fery Santoso mengatakan, Green Card menjadi upaya membangun kolaborasi antara pemerintah, pengelola destinasi dan kreator digital.

Menurutnya, pengelola media sosial destinasi juga perlu dibekali kemampuan untuk mengemas potensi wisata secara menarik sehingga mampu menjadi representasi destinasi yang dikelolanya.

Baca juga: Kapolres Pasuruan Kota Ajak Komunitas Ojol Gelar Doa Bersama untuk Almarhum Affan

“Acara ini mempertemukan para pengelola media sosial destinasi pariwisata sekaligus memberikan materi peningkatan kemampuan para pengelola media sosial destinasi wisata sehingga bisa menjadi brand ambassador bagi objek wisatanya,” ujarnya, Kamis (27/8/2026).

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pasuruan Sigit Afendy mengatakan, perkembangan media digital membuka peluang besar untuk memperkenalkan potensi wisata daerah kepada masyarakat yang lebih luas.

Karena itu, pihaknya mendorong terciptanya ekosistem promosi yang saling menguntungkan antara pengelola destinasi dengan mediagram maupun influencer.

Melalui Green Card, kreator mendapatkan kemudahan ketika datang ke destinasi untuk membuat konten.

Di sisi lain, pengelola wisata memperoleh tambahan kanal promosi melalui konten yang dipublikasikan para kreator.

“Harapannya terjalin kolaborasi yang saling menguntungkan dalam rangka memperluas jangkauan informasi pariwisata Kabupaten Pasuruan,” kata Sigit.

Kegiatan Pasuruan Tourism Hub juga diisi dengan materi peningkatan kapasitas pengelola media sosial destinasi wisata.

Baca juga: Truk Sound Horeg Hampir Terjungkal di Ledug Prigen Pasuruan, Warga Histeris

Pembekalan tersebut diarahkan agar pengelola mampu memanfaatkan media digital secara lebih optimal untuk mengenalkan daya tarik wisata masing-masing.

Tidak hanya itu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pasuruan juga memberikan penghargaan kepada pencipta lagu “Visit Pasuruan”.

Ini adalah bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam memperkenalkan pariwisata daerah melalui karya kreatif.

Melalui kolaborasi tersebut, Pemkab Pasuruan berharap promosi destinasi wisata tidak hanya bergantung pada kanal resmi pemerintah.

“Peran kreator digital diharapkan mampu membuat informasi mengenai potensi wisata Pasuruan lebih dekat dengan masyarakat dan menjangkau audiens yang lebih luas,” tuturnya.

Dengan Green Card, kreator digital tidak hanya mendapatkan akses untuk membuat konten, tetapi juga diharapkan ikut menjadi bagian dari gerakan bersama untuk mengenalkan potensi wisata Kabupaten Pasuruan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.