Jalan Kayuni-Kokas Rusak Parah, Warga Fakfak Minta Perhatian Serius Gubernur Papua Barat 
Hans Arnold Kapisa August 28, 2026 02:44 PM

TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK – Kondisi ruas Jalan Kayuni–Kokas di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, semakin memprihatinkan.

Jalan yang berstatus sebagai jalan provinsi ini berada di bawah kewenangan penuh Pemerintah Provinsi Papua Barat, sehingga masyarakat mendesak Gubernur Dominggus Mandacan segera mengambil langkah nyata.

Hasil penelusuran TribunPapuaBarat.com di lokasi, Jumat (28/8/2026), menunjukkan badan jalan yang sempit hampir tertutup semak belukar.

Permukaan jalan dipenuhi lubang dengan tekstur tidak rata, ditambah belokan dan turunan curam yang membuat jalur ini rawan kecelakaan. Lampu jalan pun tidak berfungsi optimal.

Seorang warga, Andi, menuturkan bahwa kondisi tersebut membuat perjalanan semakin berisiko.

Baca juga: DPR Papua Barat Dorong Perhatian Maksimal Pemprov atas Jalan Kayuni–Kokas

“Dengan kondisi jalan rusak ini, kita harus serba ekstra hati-hati, karena memang sangat rawan kecelakaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, waktu tempuh yang dulu hanya 45 menit menuju pusat Kota Fakfak kini bisa lebih dari satu jam.

Warga juga menilai pemerintah seakan mengabaikan kebutuhan mereka.

“Sudah lama dibiarkan begitu saja, kami masyarakat rasa seperti diabaikan. Hari-hari lewat sini kami yang rasa,” keluh Andi.

Ruas Jalan Kayuni–Kokas menjadi penghubung utama transportasi dari dan menuju Distrik Kokas.

Baca juga: Pemda Fakfak Desak Pemprov Papua Barat Segera Perbaiki Jalan Kayuni-Kokas

Jalur ini vital bagi masyarakat yang bekerja atau beraktivitas ke pusat Kota Fakfak.

Selain itu, Distrik Kokas dikenal sebagai pusat wisata sejarah dan pra-sejarah dengan berbagai peninggalan Jepang serta destinasi unggulan seperti Objek Wisata Tapurarang dan Kepulauan Ugar.

Kondisi jalan yang rusak parah dinilai dapat menghambat kunjungan wisatawan dan merugikan citra daerah.

Masyarakat berharap Pemerintah Daerah Fakfak bersama Pemerintah Provinsi Papua Barat segera memperbaiki jalan tersebut demi keselamatan warga dan mendukung pengembangan pariwisata daerah.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.