TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Bitung, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi untuk perairan Sulawesi Utara.
Peringatan ini berlaku mulai Sabtu (29/8/2026) pukul 08.00 WITA-Selasa (1/9/2026) pukul 08.00 WITA.
Secara umum angin dominan bertiup dari arah tenggara–barat daya dengan kecepatan rata-rata 10–25 knot.
Kecepatan angin tertinggi berpeluang terjadi di Perairan Minahasa Utara dan Perairan Kepulauan Sitaro, kondisi yang berpotensi turut meningkatkan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.
Berdasarkan analisis BMKG, gelombang dengan tinggi 1,25–2,5 meter (kategori sedang) berpeluang terjadi di enam wilayah perairan berikut selama periode 29 Agustus–1 September 2026:
Perairan Selatan Sulawesi Utara
Perairan Minahasa Utara
Perairan Kepulauan Sitaro (Siau Tagulandang Biaro)
Perairan Kepulauan Sangihe
Perairan Kepulauan Talaud
Laut Maluku
BMKG mengingatkan bahwa kondisi angin dan gelombang tersebut berisiko terhadap keselamatan pelayaran, khususnya bagi:
Perahu nelayan, apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.
Kapal tongkang, apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.
Masyarakat, khususnya nelayan dan operator kapal tongkang yang beraktivitas di enam wilayah perairan tersebut, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperhatikan kondisi cuaca serta gelombang sebelum berlayar selama periode berlakunya peringatan ini.
Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui:
Baca juga: Seorang Pemuda Ditangkap URC Bravo Polresta, Pelaku Diduga Bakar Motor Korban di Tuminting Manado
Baca juga: Rais Syuriyah PCNU Manado KH Ahmad Rajafi Hadir Muktamar ke 35 Nahdlatul Ulama
(*)