Wabup Sumedang Tanggapi Langkah KDM Investigasi Isu Pelecehan-Penganiayaan Sekpri
Dedy Herdiana August 28, 2026 04:35 PM

 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana

TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Wakil Bupati Sumedang M Fajar Aldila merespons langkah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terkait dugaan kasus yang menyeret namanya. 

KDM sapaan Dedi Mulyadi, membentuk tim investigasi untuk menelusuri kebenaran narasi dugaan penganiayaan dan pelecehan terhadap R, Sekretaris Pribadi (Sekpri) Wabup Sumedang.  

"Saya sambut baik, biar terang benderang semuanya," kata Fajar kepada Tribun Jabar.id, Jumat (28/8/2026). 

Fajar yang menjabat sebagai Wakil Bupati Sumedang masa periode 2025–2030 ini mengaku siap diperiksa oleh tim bentukan KDM agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak memiliki dasar jelas.

"Ya gak apa-apa diperiksa, kita juga tidak akan ada yang ditutup-tutupi, biar asumsi warga tidak kemana-mana," ujar Fajar yang jadi Wabup Sumedang melalui kendaraan politik Partai Amanat Nasional (PAN). 

Baca juga: Wabup Sumedang Soroti Media yang Sebarkan Isu Penganiayaan Sekpri Tak Terverifikasi Dewan Pers

Kabar pembentukan tim investigasi itu disampaikan sendiri KDM melalui akun Instagram-nya. 

Dikutip dari akun Instagram resmi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (@dedimulyadi71), orang nomor satu di Jawa Barat itu mengatakan telah membentuk tim untuk melakukan investigasi peristiwa yang dialami Wakil Bupati Sumedang. 

"Agar peristiwa itu bisa tersaji secara objektif, bukan berdasarkan opini atau asumsi,"

"Untuk itu pada semua pihak mohon bersabar sebelum hasil investigasi kami sampaikan jangan dulu memberikan opini atau narasi," kata Dedi Mulyadi.

Baca juga: Wabup Sumedang Pilih Fokus Kerja di Tengah Isu Penganiayaan Sekpri

Sebelumnya, kabar mengenai dugaan penganiayaan terhadap Sekpri Wabup Sumedang sempat beredar melalui pesan WhatsApp berantai dan media online lokal.

R, yang disebut sebagai korban dalam kabar tersebut, telah membantah adanya penganiayaan, penyekapan maupun pelecehan.

"Tidak ada penganiayaan dan penyekapan, apalagi pelecehan," kata R. (*)

Baca juga: Sekpri Wabup Sumedang Bantah Jadi Korban Penganiayaan-Pelecehan, Beredar Narasi Tanpa Sumber Jelas

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.