Komunitas Uphieel Cyclery Ajak Generasi Muda Hidup Sehat
Ajie Gusti Prabowo August 28, 2026 04:50 PM

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Berawal dari sekadar rasa bosan dan keinginan mengisi waktu luang, komunitas sepeda fixed gear Uphieel Cyclery kini berkembang menjadi wadah berkumpulnya para pecinta sepeda di Pangkalpinang. Komunitas ini hadir membawa misi mengajak generasi muda hidup lebih sehat sekaligus mempopulerkan tren dan budaya sepeda fixed gear di Bangka Belitung.

Sosok di balik lahirnya gerakan ini adalah Muazijan Pratama. Komunitas yang telah bertahan selama kurang lebih 2 tahun ini awalnya beranggota 4 orang pendiri, lalu merangkul pesepeda lain hingga menjadi 15 orang, dan kini telah menggaet sekitar 40 anggota dari berbagai latar belakang usia, mulai dari pelajar SMP, SMA, hingga pekerja dewasa.

Sebagai salah satu founder utama, Muazijan Pratama menceritakan, ide pembentukan komunitas ini murni berangkat dari kejenuhan yang ingin diubah menjadi kegiatan positif. "Awalnya kami cuma berempat karena bingung mau ngapain pas waktu luang. Tapi kami lihat di luar daerah tren fixed gear ini seru banget, praktis, dan ramah di kantong buat pelajar. Dari situ kami coba bawa habit atau kebiasaan ini ke Pangkalpinang," ungkap Muazijan Pratama, Kamis (27/8).

Anggota komunitas, Rahmat Darmawan, sepakat bahwa daya tarik utama sepeda fixed gear terletak pada kesederhanaannya. Tanpa mekanisme gigi yang rumit, sepeda ini sangat praktis, efisien menembus lalu lintas kota, dan hemat biaya perawatan.

"Sepeda ini simpel dan merawatnya gampang, biaya perakitannya juga relatif terjangkau. Jadi cocok banget buat pelajar atau siapa saja yang mau sepeda hemat. Tantangan terbesar kita selama dua tahun ini paling cuma menyatukan ego dan visi anggota di awal pembentukan, serta mencocokkan jadwal gowes karena benturan kesibukan sekolah, kuliah, dan kerja," jelas Darmawan.

Untuk menyiasati kesibukan harian para anggotanya, Uphieel Cyclery sering memilih gowes pada malam hari karena kondisi jalanan yang lebih leluasa tanpa mengganggu arus lalu lintas. Selain itu, mereka rutin berpartisipasi dalam ajang bulanan Indie Critical Mass (ICM) sebagai bentuk kampanye menyuarakan ruang aman dan hak-hak pesepeda di jalan raya.

Menatap masa depan, dua founder utama ini memiliki ambisi besar untuk membawa Uphieel Cyclery melangkah lebih jauh. Muazijan Pratama secara khusus menyampaikan mimpi besar komunitasnya untuk menggelar ekspedisi lintas daerah.

"Kami punya target dan cita-cita buat touring melintasi ujung ke ujung Bangka pakai fixed gear. Kami sangat terbuka jika ada pihak sponsor atau donatur yang mau bantu mendukung kebutuhan logistik dan medis kami. Selain itu, kami juga sangat berharap pemerintah daerah bisa melirik potensi anak-anak muda ini dengan menyelenggarakan wadah kompetisi balap fixed gear yang resmi," pungkasnya. (mg4)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.