Suasana Haru Iringi Pemakaman Akhmad Rijani, Tangis Keluarga Lepas Kepergian Pahlawan Karhutla
Sri Mariati August 28, 2026 04:50 PM

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA – Suasana haru menyelimuti pemakaman Akhmad Rijani (53), salah seorang relawan yang meninggal dunia usai bertugas menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangka Raya. 

Almarhum dimakamkan di TPU Komplek Makam Keluarga Besar Jama’ah Thariqah Junaidi Albagdadi, Jalan Karanggan, Palangka Raya, Jumat (28/8/2026) siang. 

Keluarga, rekan kerja, sesama relawan, hingga warga turut mengantarkan Akhmad Rijani menuju tempat peristirahatan terakhirnya. 

Suasana duka semakin terasa ketika prosesi pemakaman berlangsung. Para pelayat berdiri mengelilingi makam, sementara keluarga almarhum berada tidak jauh dari liang lahat. 

Tangis istri dan anak-anak Akhmad pecah saat jenazah perlahan dimasukkan ke dalam liang lahat.  

Mata mereka tampak sembab dan berkaca-kaca, menahan kesedihan ketika untuk terakhir kalinya mengantarkan almarhum sebelum makam ditutup. 

Sejumlah rekan dan kerabat juga tampak larut dalam suasana haru. Mereka kemudian bersama-sama mengikuti proses pemakaman hingga selesai. 

Bagi keluarga, kepergian Akhmad Rijani menjadi kehilangan besar. Terlebih, selama hidupnya almarhum dikenal sebagai sosok yang bertanggung jawab terhadap pekerjaan maupun keluarganya. 

Adik almarhum, Nasrullah (51) mengatakan, Akhmad Rijani merupakan anak pertama dari empat bersaudara. 

Sebagai kakak, Akhmad Rijani disebut memiliki karakter yang baik dan selalu berusaha menjalankan tanggung jawabnya dengan sungguh-sungguh. 

"Kalau kami secara pribadi, karena kami saudara, beliau jelas dari segi karakter baik. Dan beliau bertanggung jawab terhadap pekerjaan ataupun terhadap keluarganya," kata Nasrullah. 

Menurut Nasrullah, kakaknya merupakan sosok yang memiliki loyalitas tinggi ketika mengerjakan sesuatu. 

Ia menyebut Akhmad Rijani selalu berusaha memberikan kemampuan terbaiknya, baik ketika menjalankan pekerjaan maupun saat menjalankan tanggung jawab di tengah keluarga. 

"Kalau ada sesuatu hal itu beliau loyalitas, totalitas untuk mengerjakan," ujarnya. 

Nasrullah mengaku keluarga sempat terkejut ketika mengetahui kondisi kesehatan Akhmad Rijani menurun dan harus menjalani perawatan di rumah sakit. 

Apalagi, dirinya dan sang kakak diketahui sama-sama bekerja sehingga kabar tersebut menjadi pukulan bagi keluarga. 

"Kalau dari segi kemarin pas waktu dinyatakan beliau masuk rumah sakit terkejut, karena kita kebetulan juga sama-sama kerja. Mendengar kabar itu jelas dari segi keluarga ya terkejut," ungkapnya. 

Akhmad Rijani sebelumnya mengalami penurunan kondisi saat menjalankan tugas penanganan karhutla di Jalan Rungan Ujung, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya, Sabtu (22/8/2026). 

Saat itu, ia bersama timnya masih turun langsung ke lapangan untuk memastikan kebakaran tertangani.  

Setelah kondisinya menurun, almarhum kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. 

Baca juga: Suasana Rumah Duka Relawan Karhutla Akhmad Rijani di Palangka Raya, Dimakamkan Jumat Besok

Baca juga: Relawan Karhutla Palangka Raya Meninggal, Wali Kota Fairid Naparin Berduka dan Beri Pesan Penting

Akhmad Rijani menjalani perawatan selama kurang lebih enam hari sebelum akhirnya meninggal dunia pada Kamis (27/8/2026). 

Semasa hidupnya, Akhmad Rijani telah mengabdikan diri sebagai relawan TSAK Palangka sejak tim tersebut terbentuk pada 2016. 

Sejak saat itu, ia rutin terlibat dalam penanganan kebakaran dan dikenal aktif turun ke lapangan bersama rekan-rekan relawan. 

Kini, hampir satu dekade pengabdiannya sebagai relawan menjadi kenangan bagi keluarga dan rekan-rekan yang selama ini bersamanya. 

Akhmad Rijani dimakamkan di kawasan Jalan Karanggan, tidak jauh dari makam orang tuanya, setelah keluarga dan orang-orang yang mengenalnya mengantarkan kepergiannya untuk terakhir kalinya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.