Batang Investa Buka Pintu Investasi hingga Tingkat Desa, Begini Caranya
deni setiawan August 28, 2026 04:55 PM

TRIBUNJATENG.COM, BATANG – Peluang investasi di Kabupaten Batang kini tidak hanya ditawarkan melalui kawasan industri.

Pemkab Batang mulai membuka ruang lebih luas bagi pemilik lahan, pemerintah desa, hingga pelaku UMKM untuk memperkenalkan potensi yang mereka miliki kepada calon investor melalui platform digital Batang Investa.

Platform yang dikembangkan oleh Pemkab melalui DPMPTSP Kabupaten Batang tersebut diarahkan menjadi wadah yang mempertemukan kebutuhan investor dengan potensi investasi yang tersedia di daerah.

Baca juga: Unik, Warga Batang Siapkan Nasi Lengko Sepanjang 250 Meter Ikuti Bentangan Bendera Merah Putih

Kepala DPMPTSP Kabupaten Batang, Margo Santosa mengatakan, Batang Investa tidak hanya menyajikan informasi mengenai kondisi daerah, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat dan pemilik lahan untuk menawarkan potensi yang dimiliki.

“Di salah satu fitur atau dasbor di Batang Investa ini, kami memberikan ruang kepada masyarakat dan pemilik lahan untuk menawarkan investasinya,” kata Margo, Jumat (28/8/2026). 

Menurutnya, ruang tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai jenis peluang investasi. 

Pemerintah desa maupun pemilik aset dapat mengenalkan lahan atau potensi ekonomi yang dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan.

Tidak hanya pemilik lahan, pelaku usaha skala kecil juga menjadi bagian dari sasaran platform tersebut. 

Produk kerajinan maupun kuliner dari pelaku UMKM dapat diperkenalkan untuk membuka peluang kemitraan dengan investor.

“Batang Investa sifatnya umum dan makro. Siapa pun yang akan berinvestasi di Kabupaten Batang bisa memanfaatkan ini,” ujarnya.

Pengembangan Batang Investa dilakukan seiring dengan upaya Pemkab Batang memperluas sektor investasi di luar industri. 

• Trans Jateng Bakal Masuk Batang, Pemkab Siapkan Feeder ke KITB

DPMPTSP mendorong agar peluang penanaman modal juga masuk ke sektor pariwisata, perhotelan, jasa, hingga pusat perbelanjaan.

“Harapannya, realisasi investasi di Batang tidak hanya di sektor industri. Sektor lain, terutama pariwisata, hotel, jasa, dan mal, juga bisa terealisasi secara baik,” jelasnya.

Saat ini, Batang Investa memiliki lima dasbor utama yang memuat berbagai informasi mengenai Kabupaten Batang, termasuk ketersediaan tenaga kerja dan profil wilayah. 

Pengembangan fitur juga masih dilakukan. Salah satunya fitur untuk memantau trafik pengunjung yang akan digunakan untuk mengetahui aktivitas pengguna di dalam platform.

“Memang itu masih dalam pembahasan. Nanti mungkin dalam dua minggu fitur ini sudah bisa masuk di situ,” ungkapnya. 

Selain informasi potensi investasi, platform tersebut juga menyediakan informasi mengenai tata ruang. 

Fitur ini dapat digunakan calon investor untuk mengetahui peruntukan suatu lahan sebelum menentukan rencana pengembangan usaha.

“Kalau ada investor yang berminat mendirikan hotel atau mal, tinggal melihat peruntukan tata ruang di situ,” tutupnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.