TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Bek asing PSS Sleman, Christophe Nduwarugira, mengaku tak mengalami kesulitan berarti dalam beradaptasi dengan lingkungan barunya.
Selain sudah mengenal sejumlah pemain, pengalaman dua tahun berkarier di Indonesia turut membuat proses adaptasinya berjalan lebih cepat.
Christophe bahkan menyebut seluruh pemain PSS Sleman sudah dianggapnya sebagai teman.
Ia merasa memiliki koneksi yang cukup baik dengan banyak pemain karena sebelumnya telah lama berada di Indonesia.
“Saya pikir semua pemain adalah teman saya. Karena saya sudah berada di sini selama dua tahun, saya kenal banyak pemain PSS Sleman,” ujar Christophe, Jumat (28/8/2026).
Baca juga: PSS Sleman Masih Butuh Kedalaman Skuat, Huistra Buka Opsi Tambah Pemain
Menurutnya, pengalaman berkarier di Indonesia menjadi keuntungan tersendiri.
Ia sudah cukup familiar dengan kehidupan sehari-hari di Tanah Air, termasuk bahasa dan makanan lokal.
“Koneksi kami tentu akan mudah karena saya sudah dua tahun di Indonesia, jadi itu hal yang normal,” katanya.
Christophe juga membandingkan proses adaptasinya di PSS Sleman dengan ketika dirinya memperkuat Borneo FC pada musim sebelumnya.
Meski kini berada di lingkungan klub yang berbeda, ia merasa tidak benar-benar memulai semuanya dari nol.
“Sangat mudah. Ini berbeda karena tahun lalu saya bermain di Borneo. Bagi saya untuk beradaptasi akan terasa mudah karena saya sudah pernah di sini,” tuturnya.
Salah satu faktor yang membuatnya cepat menyatu adalah kemampuannya memahami Bahasa Indonesia.
Ia juga sudah terbiasa dengan makanan lokal yang menjadi bagian dari kesehariannya selama berkarier di Indonesia.
“Saya tahu beberapa hal seperti Bahasa Indonesia, makanan lokal. Saya tahu banyak hal tentang makanan dan bahasa, sekarang saya mulai makin mengerti sedikit demi sedikit,” ucapnya.
Dengan proses adaptasi yang sejauh ini berjalan mulus, Christophe berharap bisa segera menyatu sepenuhnya dengan tim dan membantu PSS Sleman menghadapi persaingan Super League 2026/2027.
“Adaptasi saya, saya pikir berjalan sangat baik,” pungkasnya. (*)