Keindahan Alam Pakpak Bharat: Delleng Simpon, Arung Jeram, hingga Air Terjun Eksotis
AbdiTumanggor August 28, 2026 06:09 PM

Pakpak Bharat adalah destinasi yang memadukan keindahan alam pegunungan, wisata air yang menantang, serta kekayaan budaya. Dari Delleng Simpon yang mistis hingga arung jeram Lae Ordi yang memacu adrenalin, setiap sudutnya layak dijelajahi.

TRIBUN-MEDAN.COM - Kabupaten Pakpak Bharat di Sumatera Utara adalah surga tersembunyi yang menawarkan udara sejuk, hutan tropis yang masih asri, serta panorama pegunungan yang menakjubkan.

Perjalanan dari Medan menuju Pakpak Bharat memang panjang, sekitar 193 kilometer, namun setiap kilometer menghadirkan pemandangan yang memanjakan mata.

Keindahan Delleng Simpon

Puncak Delleng Simpon menjadi ikon wisata alam Pakpak Bharat yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Humbang Hasundutan.

Gunung yang diselimuti awan ini menghadirkan panorama hutan lebat dan udara segar.

Selain cocok untuk para pendaki gunung, di sini juga terdapat situs bersejarah Eluh Berru Tinambunan, sebuah mata air yang dipercaya tidak pernah kering dan sarat legenda lokal.

Lokasi ini bukan hanya wisata alam, tetapi juga wisata budaya yang memperkaya pengalaman pengunjung.

Wisata Air dan Petualangan

Pakpak Bharat juga dikenal dengan wisata arung jeram di Lae Ordi dan Lae Kombih.

Sungai-sungai ini menawarkan jalur rafting dengan tingkat kesulitan berbeda, mulai dari 3 km untuk pemula hingga 7 km bagi pencinta tantangan.

Pepohonan rindang di sepanjang aliran sungai membuat suasana semakin teduh dan alami.

Baca juga: RAFTING PAKPAK BHARAT: Surga Baru Petualangan Global, Menuju Event Internasional 2027

Air Terjun yang Menawan

Selain rafting, Pakpak Bharat memiliki deretan air terjun yang layak dikunjungi:

- Air Terjun Sipitu Lae Petulan

- Air Terjun Lae Une

- Air Terjun Lae Singgabit

- Air Terjun Lae Simbilulu

Keempatnya menawarkan suasana alami dengan air jernih yang turun dari pegunungan, cocok untuk wisata keluarga maupun pencinta fotografi.

Wisata Budaya dan Sejarah

Selain alam, Pakpak Bharat juga menyimpan kekayaan budaya.

Situs Patung Mejan dan Batu Tettal menjadi saksi sejarah masyarakat Pakpak.

Tradisi adat yang masih dijaga hingga kini memperkuat identitas budaya lokal.

Menuju Sentral Pariwisata

Dengan posisi strategis di antara Laut Barus dan Laut Aceh Singkil, Pakpak Bharat berpotensi menjadi sentral wisata dan pertanian.

Program ketahanan pangan yang digagas pemerintah pusat juga diharapkan mendukung kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat daya tarik daerah ini.

(*/Tribun-medan.com)

Baca juga: PEMBANGUNAN Jalan Perbatasan Pakpak Bharat–Humbahas Masih Berlangsung, Peran Utama Gubernur Bobby

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.