Tingkatkan Kenyamanan Pengunjung, Pemkab Pasuruan Tambah Pagar dan Identitas Wisata Segoropuro
Rendy Nicko Ramandha August 29, 2026 01:57 AM

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, PASURUAN – Pemerintah Kabupaten Pasuruan melakukan pembenahan di kawasan Wisata Religi Segoropuro, Kecamatan Rejoso. 

Penataan dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus menata kawasan wisata semakin rapi dan memiliki identitas yang lebih kuat.

Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pasuruan Nuswantoro mengatakan, pembenahan saat ini difokuskan pada sejumlah bagian kawasan yang membutuhkan perbaikan.

Salah satu pekerjaan utama adalah pembangunan dan perbaikan pagar batas kawasan. 

Baca juga: Kebakaran Hutan Ranu Kumbola Lumajang Meluas Mencapai 167 Hektare

Porsi pekerjaan pagar mencapai sekitar 80 persen dari keseluruhan pekerjaan karena kondisi pagar sebelumnya sudah banyak mengalami kerusakan, bahkan terdapat bagian yang roboh.

“Sekitar 80 persen pekerjaannya di pagar batas. Memang yang diminta yayasan karena kondisi pagar batas banyak yang rusak dan sebagian roboh,” kata dia, Jumat (28/8/2026).

Selain pagar, Pemkab Pasuruan juga melakukan pembenahan di beberapa titik untuk memperkuat identitas Wisata Religi Segoropuro. 

Sejumlah elemen penanda kawasan dan spot lighting disiapkan, termasuk titik-titik yang dapat menjadi spot foto bagi pengunjung.

Penataan tersebut diharapkan membuat kawasan Segoropuro tidak hanya lebih rapi, tetapi juga memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi masyarakat yang datang.

Menurutnya, pembenahan dilakukan dengan tetap memperhatikan karakter Segoropuro sebagai kawasan wisata religi. 

Sarana pendukung ditata agar keberadaan fasilitas baru dapat memperkuat kawasan tanpa menghilangkan nilai religi yang menjadi bagian penting dari Segoropuro.

Wisata Religi Segoropuro sendiri selama ini menjadi salah satu tujuan masyarakat untuk berziarah dan mengikuti kegiatan keagamaan. 

Karena itu, penataan kawasan dinilai penting agar fasilitas yang tersedia mampu memberikan kenyamanan bagi pengunjung.

Data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pasuruan mencatat, sepanjang 2025 terdapat 68.188 wisatawan yang berkunjung ke Wisata Religi Segoropuro.

Sementara hingga Juni 2026, jumlah kunjungan tercatat sebanyak 80.889 wisatawan. 

Namun, angka tersebut bukan menjadi fokus utama pembenahan, melainkan menjadi gambaran bahwa kawasan Segoropuro membutuhkan sarana pendukung yang semakin baik.

Di sisi pelaksana pekerjaan, perwakilan CV Mahardika Tito mengatakan, pihaknya saat ini mulai melakukan persiapan pekerjaan di lapangan.

Baca juga: Banyak Dikeluhkan, BPS Bondowoso Buka Pengaduan Pemeringkatan Desil

Pekerjaan mencakup pembenahan pagar serta sejumlah item pendukung lainnya. 

Pelaksanaan pekerjaan ditargetkan berlangsung selama sekitar tiga bulan.

“Sekarang mulai persiapan, termasuk pagar dan beberapa item lainnya. Insyaallah selesai dalam waktu tiga bulan,” ujar Tito. 

(Galih Lintartika/TribunJatimTimur.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.