Gol Tunggal Aditya Lukhita Nanda di Internal Game Sriwijaya FC Curi Perhatian Coach Oktavianus
Abdul Hafiz Sripo August 29, 2026 09:27 AM

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Persaingan 27 pemain trial Sriwijaya FC untuk merebut tempat di skuad Elang Andalas semakin sengit.

Puncaknya tersaji dalam laga internal game di Stadion Kamboja Palembang, Jumat (28/8/2026) sore.

Dari laga tersebut, winger Aditya Lukhita Nanda sukses mencuri perhatian jajaran pelatih setelah mencetak gol semata wayang yang membawa tim merah menang 1-0 atas tim hitam.

Gol tersebut menjadi momentum penting bagi pemain kelahiran Sarolangun, Jambi, 17 November 1995 itu untuk menunjukkan bahwa dirinya layak mendapatkan satu tempat di skuad Sriwijaya FC.

"Tim merah menang 1-0 lawan tim hitam. Alhamdulillah tadi saya yang mencetak gol semata wayang," ungkap Adit kepada Sripoku.com.

Penampilan impresif itu sekaligus menjadi modal bagi Adit untuk meyakinkan pelatih kepala Sriwijaya FC, Oktavianus.

Pasalnya, laga internal game menjadi salah satu tahapan akhir dalam proses seleksi pemain trial yang telah berlangsung hampir dua pekan.

Pelatih kepala Sriwijaya FC Oktavianus mengatakan, internal game sengaja digelar untuk melihat lebih jelas kualitas pemain ketika berada dalam situasi penuh tekanan.

"Sesuai plan kita, ini hari terakhir kita lakukan seleksi dan memang dari awal dan sampai di akhir hari ini kita sudah menentukan sebenarnya pemain-pemain yang akan lanjut," ungkap Oktavianus.

Menurut Coach Okta, tekanan dalam internal game justru membuat para pemain mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

Fighting spirit para pemain juga terlihat lebih kuat karena masing-masing ingin mempertahankan peluang untuk mendapatkan tiket masuk skuad Elang Andalas.

"Dan hari ini lebih memastikan kalau memang pemain ini layak ada di tim. Kita melakukan game internal yang menurut saya itu lebih baik karena ada tekanan, ada pressure antar mereka," kata Coach Okta.

"Fighting spirit mereka lebih lagi karena keinginan masih tetap bertahan di tim ini sangat kuat sehingga lebih ngeyel terlihat kualitas mereka secara individu," lanjutnya.

Pernah Trial Sriwijaya FC, Kini Adit Kembali Berjuang
Bagi Adit, kesempatan kali ini bukanlah pengalaman pertamanya mengikuti seleksi Sriwijaya FC.

Musim lalu, ia juga sempat mengikuti trial Sriwijaya FC ketika tim menjalani pemusatan latihan di Pancoran bersama Coach Azul.

Namun, langkahnya saat itu harus terhenti karena persoalan keluarga.

"Waktu musim lalu pernah ikut trial Sriwijaya FC yang menjalani TC di Pancoran saat bersama Coach Azul. Namun waktu itu saya izin pulang ada urusan keluarga yang sangat penting," sesal Adit.

Kini, pemain yang mengidolakan legenda Brasil, Marcelo Vieira da Silva Júnior, tersebut kembali datang dengan tekad lebih besar.

Ia ingin membuktikan kemampuannya dan berharap bisa menjadi bagian dari skuad Sriwijaya FC musim ini.

"Harapannya bisa berkontribusi di tim, dan bisa membawa Sriwijaya FC ke tempat yang sebenarnya," kata Adit.

Sarat Pengalaman, Pernah Membela Sejumlah Klub
Meski kini berstatus pemain trial, Adit bukan pemain yang minim pengalaman.

Ia pernah memperkuat sejumlah klub, di antaranya PS Tria musim 2025/26, David FC, Persimura, Persisko Jambi, PSB Bogor, hingga Persitangsel.

Pengalaman bermain di level kompetisi juga membuatnya cukup percaya diri menghadapi persaingan ketat di Sriwijaya FC.

Bahkan, Adit pernah bertemu dengan Coach Oktavianus ketika membela Persisko Jambi.

"Main di Divisi Utama membela Persisko Jambi bertemu dengan Coach Oktavianus, Riko Simanjuntak, Yusuf Alwan PS Timah. Sekarang Divisi Utama," ujarnya.

Selain Sriwijaya FC, Adit juga pernah mengikuti seleksi di sejumlah klub lain seperti Persis Solo, Persikabo, dan Kalteng Putra.

Namun berbagai kegagalan tersebut tidak membuatnya menyerah.

"Namun saya pastinya tidak patah arang. Berusaha terus. Makanya sekarang ikut trial di Sriwijaya FC," katanya.

Karena kompetisi belum berjalan, aktivitas Adit saat ini lebih banyak diisi dengan bermain sepak bola antarkampung (tarkam).

Cita-cita Jadi Pilot Berbelok Jadi Pesepak Bola
Menariknya, menjadi pesepak bola ternyata bukan cita-cita Adit sejak kecil.

Anak tunggal pasangan Lukman dan almarhumah Anita tersebut awalnya bercita-cita menjadi seorang pilot.

Namun, perjalanan hidup membuat cita-citanya berubah setelah memasuki bangku SMP.

"Cita-cita dulu ingin jadi pilot. Setelah SMP berbelok jadi pemain bola karena orang tua atlet sepak bola," ujarnya.

Kini, impiannya adalah bisa menembus skuad Sriwijaya FC dan ikut membawa Elang Andalas kembali ke tempat yang semestinya.

Kesempatan itu terbuka setelah dirinya mencetak gol kemenangan dalam internal game di Stadion Kamboja.

• 27 Pemain Trial Sriwijaya FC Adu Ganas di Stadion Kamboja, Okta Bocorkan Maksimal 15 Pemain Lolos

Adit pun memilih tetap optimistis sambil menunggu keputusan akhir jajaran pelatih.

"Insya Allah yakin dan berusaha saja optimis selalu menampilkan yang terbaik," pungkasnya.

Perjuangan Adit belum selesai.

Gol tunggalnya memang menjadi sorotan dalam laga internal game, tetapi keputusan akhir tetap berada di tangan tim pelatih Sriwijaya FC.

Dengan persaingan 27 pemain untuk memperebutkan slot skuad Elang Andalas, satu gol tersebut bisa menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan Adit mengejar mimpinya bersama Sriwijaya FC.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.