TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU-Permasalahan sampah di kawasan Pantai Anjungan Pasangkayu, Jalan Moh Hatta, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, kembali dikeluhkan petugas kebersihan.
Petugas menyoroti masih banyaknya pengunjung yang membuang sampah sembarangan di area pantai, sehingga mengotori pesisir hingga perairan laut di sekitar anjungan.
Pantauan Tribun-Sulbar.com, Sabtu (29/8/2026), sampah didominasi plastik bekas makanan dan minuman yang berserakan di sepanjang bibir pantai.
Baca juga: Harga Cabai di Pasangkayu Meroket, Lombok Kecil Tembus Rp80 Ribu per Kilogram
Baca juga: Ramalan Shio Kuda dan Ular Hari Ini, 29 Agustus 2026: Satu Makin Gacor, Satu Wajib Tahan Diri
Tak hanya menumpuk di daratan, sejumlah sampah juga terlihat terombang-ambing di permukaan laut akibat terbawa angin dan gelombang.
Kondisi tersebut membuat pemandangan di salah satu ruang publik favorit warga Pasangkayu menjadi kurang nyaman.
Di sekitar area anjungan, tampak tumpukan sampah yang telah dikumpulkan petugas kebersihan menggunung menunggu untuk diangkut.
Padahal, petugas kebersihan hampir setiap hari melakukan pembersihan di kawasan tersebut.
Salah seorang petugas kebersihan mengaku persoalan sampah di Pantai Anjungan Pasangkayu seakan tidak pernah selesai.
Menurutnya, sampah yang dibersihkan hari ini sering kali kembali menumpuk keesokan harinya akibat ulah sebagian pengunjung yang masih kurang peduli terhadap kebersihan lingkungan.
"Kadang sore dibersihkan, besok pagi sudah banyak lagi sampahnya. Kebanyakan sampah makanan dan minuman," ujarnya.
Ia mengatakan sebagian pengunjung hanya meletakkan sampah di atas tanggul pemecah ombak. Bahkan, tidak sedikit yang langsung membuang sampah ke area pantai dan laut.
Padahal, di sekitar kawasan anjungan telah disediakan karung yang dapat digunakan sebagai tempat pembuangan sampah sementara.
Namun fasilitas tersebut kerap diabaikan oleh pengunjung.
"Tidak semua pengunjung seperti itu, tapi masih ada yang buang sampah sembarangan. Padahal sudah ada tempat yang disediakan," katanya.
Pantai Anjungan Pasangkayu sendiri menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat untuk menikmati suasana sore hari.
Setiap sore hingga malam, kawasan tersebut selalu ramai didatangi warga yang berolahraga, bersantai bersama keluarga, maupun menikmati aneka kuliner dari pedagang yang berjualan di sekitar lokasi.
Ramainya aktivitas masyarakat di kawasan itu berdampak pada meningkatnya volume sampah yang dihasilkan setiap harinya.
Jika tidak dibarengi dengan kesadaran menjaga kebersihan, sampah yang berserakan tidak hanya merusak keindahan pantai, tetapi juga berpotensi mencemari lingkungan laut.
Sampah plastik yang terbawa ke laut dapat mengancam ekosistem pesisir dan membahayakan biota laut yang hidup di perairan sekitar Pantai Anjungan Pasangkayu.
Petugas kebersihan berharap pengunjung lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.
Selain itu, mereka juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan kawasan pantai agar tetap nyaman, bersih, dan menjadi ruang publik yang layak dinikmati seluruh warga Pasangkayu.(*)
Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan