Dalam Dua Pekan, Dua Kebakaran Lahan Terjadi di Aceh Utara
Muliadi Gani August 29, 2026 10:04 AM

 

PROHABA.CO, ACEH UTARA – Peristiwa kebakaran lahan kembali melanda wilayah Kabupaten Aceh Utara dalam kurun waktu dua pekan berturut-turut.

Insiden tersebut terjadi di dua lokasi berbeda, yakni di Kecamatan Sawang pada Jumat (21/8/2026) dan kawasan perbatasan Kecamatan Muara Batu–Sawang pada Jumat (28/8/2026).

Kebakaran pertama menerjang lahan seluas satu hektare milik warga yang ditumbuhi tanaman rumbia atau pohon sagu di Desa Blang Teurakan, Kecamatan Sawang.

Api pertama kali terlihat berkobar sekitar pukul 17.00 WIB.

Petugas Pemadam Kebakaran Aceh Utara bersama aparat TNI/Polri dan masyarakat setempat langsung bergotong royong menjinakkan si jago merah.

Setelah berjuang selama dua setengah jam, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.30 WIB.

Petugas melanjutkan proses pendinginan hingga malam hari guna memastikan tidak ada sisa bara yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Baca juga: Kebakaran Lahan 6,69 Hektare di Depan Mako Brimob Aceh Besar, Tiga Terduga Pelaku Diamankan

Seminggu berselang, kebakaran kembali dilaporkan terjadi pada Jumat (28/8/2026) malam sekitar pukul 19.00 WIB. 

Kali ini, si jago merah melahap rumpun bambu yang berada di perbatasan Desa Kuala Dua, Kecamatan Muara Batu, dan Desa Lhok Merbo, Kecamatan Sawang.

Menerima laporan dari masyarakat, Kapolsek Muara Batu Iptu Yudira Nugraha bersama personel jajaran langsung bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan tim pemadam.

Sekitar pukul 20.00 WIB, satu unit armada pemadam kebakaran dari Kabupaten Bireuen tiba di lokasi untuk mengendalikan kobaran api.

Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 22.00 WIB sebelum situasi dinyatakan benar-benar aman.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kedua peristiwa tersebut.

Kondisi cuaca yang panas dan kering, ditambah tumpukan semak belukar serta rumput yang mengering di lokasi kejadian, diduga kuat menjadi pemicu cepatnya api membesar.

Baca juga: Kebakaran Lahan di Nagan Raya Meluas hingga 132 Hektare, Pemadaman Terkendala Cuaca Ekstrem

Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., melalui Kasi Humas Iptu Ramadhan, S.H., menegaskan bahwa pihak kepolisian terus menyiagakan personel untuk merespons cepat setiap potensi ancaman kebakaran di wilayah hukumnya.

"Personel kami terus melakukan pemantauan rutin dan merespons cepat setiap laporan masyarakat.

Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar atau membuang puntung rokok dan membakar sampah sembarangan, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan kering seperti saat ini," ujar Iptu Ramadhan.

Polres Lhokseumawe juga meminta warga untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat atau layanan darurat jika melihat adanya titik api, sehingga tindakan pencegahan dapat dilakukan sedini mungkin sebelum api meluas.

Sementara itu, penyebab pasti dari kebakaran pertama di Desa Blang Teurakan hingga kini masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.

(Serambinews.com/Saiful Bahri)

Baca juga: Kebakaran Lahan 10 Hektare di Bukit Radar Aceh Besar, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api

Baca juga: Lahan Seluas 7 Ribu Meter Persegi di Muara Dua Lhokseumawe Terbakar Jelang Magrib

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.