TRIBUNSTYLE.COM - Ruben Onsu kembali menjadi sorotan setelah terseret persoalan hukum yang berkaitan dengan sebuah kerja sama investasi bisnis.
Dalam kasus tersebut, nama Ruben Onsu atau RSO dikaitkan dengan persoalan penggunaan cek yang disebut kosong dalam transaksi bisnis.
Kuasa hukum Ruben, Machi Ahmad, kemudian memberikan penjelasan mengenai persoalan yang tengah dihadapi kliennya tersebut.
Menurut Machi, peristiwa tersebut bukan terjadi karena Ruben sengaja ingin melakukan tindakan yang merugikan pihak lain.
Ia menilai persoalan tersebut lebih berkaitan dengan kurangnya pemahaman Ruben mengenai aspek hukum dalam sebuah perjanjian bisnis.
Machi bahkan menyebut Ruben tidak memahami bahwa cek yang digunakan dalam persoalan tersebut berada dalam kondisi kosong.
"Kalau saya lihat, (Ruben) tidak mengetahui, tidak tahu itu cek, tidak mengetahui cek kosongnya itu," imbuh Machi Ahmad, dilansir TribunStyle.com dari YouTube Cumicumi Sabtu, 29 Agustus 2026.
Baca juga: Momen Pihak Ruben Onsu Datangi Polres Jaksel, Ajukan Penundaan Pemeriksaan & Mediasi, Apa Alasannya?
Karena itu, Machi menyarankan Ruben agar ke depannya lebih berhati-hati ketika terlibat dalam kerja sama bisnis yang memiliki nilai besar.
Menurutnya, setiap perjanjian yang menyangkut hak dan kewajiban sebaiknya terlebih dahulu dikonsultasikan kepada orang yang memahami persoalan hukum.
Machi menilai langkah tersebut penting agar seseorang tidak mengalami persoalan hukum hanya karena kurang memahami aturan dalam sebuah kesepakatan.
"Saya sih sampaikan Mas Ruben, kalau misalnya ada yang menyangkut perjanjian bisnis yang besar atau misalnya ada pekerjaan hak kewajibannya apa, sampaikan aja ke orang yang mengerti hukum," ujar Machi.
Ia juga menegaskan bahwa Ruben sebenarnya bisa berkonsultasi dengan pihak yang memahami hukum sebelum mengambil keputusan terkait urusan bisnis.
"Enggak harus saya juga, tapi ya sebagai kan ada dia mengenal saya, ya bisa dikonsultasikan," lanjutnya.
Dengan penjelasan tersebut, pihak kuasa hukum menilai persoalan cek kosong yang menyeret Ruben lebih disebabkan oleh ketidaktahuan, bukan karena adanya kesengajaan atau niat buruk.
(TribunStyle.com/Putri Asti)