DKPP Serang Kembangkan Produksi Bawang Merah di 7 Kecamatan, Target Pasokan Harian Berkelanjutan
Vega Dhini August 29, 2026 03:07 PM

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhammad Uqel

‎TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang, Banten, gencar memperluas areal penanaman bawang merah guna mewujudkan kemandirian pasokan dan mengurangi ketergantungan kiriman dari luar daerah.

‎‎Program ini berfokus pada tujuh kecamatan strategis, dengan pengajuan Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) menyusul bulan September 2026 seluas total 52,2 hektare.

‎‎Kepala DKPP Kabupaten Serang, Suhardjo, merinci wilayah pengembangannya meliputi Kecamatan Lebakwangi, Kramatwatu, Mancak, Waringinkurung, Baros, Cikeusal, hingga Kibin.

‎‎Penempatan tersebar ini punya satu tujuan besar yakni menghindari panen serentak yang justru melimpah lalu habis sekaligus.

‎‎“Kita ingin saat tanam maupun panen berjalan secara bertahap supaya setiap hari selalu ada bawang yang dipetik. Dengan begitu kebutuhan terpenuhi terus dan tak perlu lagi bergantung suplai luar,” jelas Suhardjo, Sabtu, (29/8/2026).

‎‎Contoh hasil yang sudah terlihat pada saat satu kali panen berada di Desa Pegandikan, Kecamatan Kramatwatu, menghasilkan sekitar 8 ton bawang merah.

‎‎Lantaran tak mungkin langsung habis dikonsumsi warga, sebagian besar mutlak diseleksi dan disimpan sebagai stok benih berkualitas untuk musim tanam berikutnya, serta menjaga ketersediaan berjalan terus‑menerus.

‎‎Suhardjo menegaskan bahwa penyebaran lokasi bukan dilakukan secara kebetulan. Justru semakin banyak titik produksi tersebar, berarti pasokan harian makin terjamin stabil dan harga terjaga.

‎‎"Dengan begitu, Kabupaten Serang selangkah lebih dekat menjadi daerah yang mandiri terhadap tersediaan pangan," tandasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.