Harga Kakao Kering di Aceh Tenggara Naik Rp95.000 per Kilogram
Budi Fatria August 29, 2026 03:54 PM

Laporan Wartawan TribunGayo.com Asnawi Luwi | Aceh Tenggara

TRIBUNGAYO.COM, KUTACANE - Harga komoditi kakao kering di tingkat petani di Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh, Sabtu (29/8/2026), terpantau terus naik sejak dua hari terakhir.

Harga kakao kering di Aceh Tenggara sebelumnya di level Rp90.000 per kilogram menjadi Rp95.000 per kilogram, mencatatkan kenaikan sebesar Rp5.000 per kilogram.

“Harga kakao kering dalam dua hari ini naik mencapai Rp10.000, masing-masing kenaikan harga Rp5.000 per kilogram,” ujar salah seorang tauke kakao di Desa Lawe Loning Aman, Kecamatan Lawe Sigala-gala, Aceh Tenggara.

Menurutnya, kenaikan harga komoditi kakao ini terjadi karena harga di pasaran Medan, Sumatera Utara, naik, sehingga harga di tingkat petani ikut bergerak.

Petani kakao berharap tren positif ini terus berlanjut.

Apalagi kakao asal Aceh Tenggara pernah dinobatkan sebagai salah satu penghasil kakao terbaik dalam 50 besar dunia oleh Cacao Of Excellence 2025.

“Semoga harga kakao kering di Aceh Tenggara terus bergerak naik hingga di level Rp170.000 per kilogram naik hingga di level tertinggi,” ujar Ira Maya, petani kakao di Desa Lawe Loning.

Harapan senada juga diungkapkan oleh M. Asbi, petani perkebunan di Desa Amaliah, Kecamatan Bukit Tusam, serta Hendri Siringoringo, petani kakao di Desa Kuta Tengah, Kecamatan Lawe Sigala-gala. (*)

Baca juga: Harga Kakao Kering di Aceh Tenggara Naik jadi Rp 90.000 per Kilogram

Baca juga: Kakao Aceh Tenggara Masuk 50 Besar Kualitas Terbaik Dunia, Bupati Hadiri Konferensi di Singapura

Baca juga: Harga Kakao Kering di Aceh Tenggara Bertahan Stabil Hari Ini 27 Agustus 2026

Baca juga: Harga Kakao Kering di Aceh Temggara Turun Rp 2.000/Kilogram

Baca juga: Harga Kakao dan Pinang Kering di Aceh Tenggara Bertahan Stabil Hari Ini 25 Agustus 2026

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.