WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Universitas Binawan memperkuat pembelajaran berperspektif global melalui Guest Lecture bertajuk 'Midwifery in Practice: What Women Really Need - Lessons from Australia and Indonesia'.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi program International Internship Universitas Binawan dan The University of Queensland (UQ), Australia.
Guest Lecture menghadirkan Dr. Megan Cooper, Ph.D., Associate Professor dari The University of Queensland, yang membagikan perspektif mengenai praktik kebidanan di Australia, termasuk peran bidan dan penerapan pelayanan yang berpusat pada kebutuhan perempuan.
Wakil Rektor Universitas Binawan bidang Tata Kelola, Sumber Daya, dan Kemitraan Strategis, Farouk Abdullah Alwyni, dalam sambutannya menekankan pentingnya pengalaman internasional bagi mahasiswa untuk menghadapi perkembangan dunia kesehatan yang semakin global.
“Kolaborasi internasional bukan hanya tentang mempertemukan institusi atau menghadirkan perspektif dari negara lain. Yang lebih penting adalah bagaimana mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk belajar dari pengalaman nyata, memahami perbedaan praktik, dan melihat bagaimana kompetensi mereka dapat diterapkan dalam konteks yang lebih luas," kata dia.
Baca juga: Pertamina Eco RunFest 2026, Tujuh Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan dan Nol Jejak Sampah
Pertukaran pengalaman juga dilakukan melalui rangkaian International Internship.
Sebelumnya, lima mahasiswa UQ menjalani pengalaman praktik di Indonesia melalui penempatan pada dua tempat praktik bidan mandiri di Jakarta.
Pengalaman tersebut kemudian menjadi bagian dari sharing session yang mempertemukan perspektif mahasiswa dan praktisi dari Indonesia dan Australia.
"Kami berharap pengalaman ini dapat membangun perspektif global sekaligus memperkuat kesiapan mahasiswa Binawan untuk berkontribusi di dunia kesehatan,” ujar Farouk.
Dalam sesi itu, Megan menjelaskan praktik kebidanan tidak hanya berfokus pada aspek klinis, tetapi juga pada kemampuan memahami kebutuhan perempuan secara menyeluruh.
"Pendekatan ini sejalan dengan pendidikan kebidanan di UQ yang mengintegrasikan pembelajaran akademik, pengembangan keterampilan klinis, simulasi, dan pengalaman clinical placement sebagai bagian dari proses pembentukan kompetensi calon bidan," tuturnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh wawasan mengenai profesi bidan dalam konteks Australia, tetapi juga diajak merefleksikan praktik kebidanan di Indonesia.
Pertemuan tersebut memperluas pemahaman mahasiswa mengenai clinical practice, woman-centred care, communication, cultural awareness, dan adaptability, sekaligus memperkenalkan perspektif karier kebidanan dalam lingkungan internasional. (m31)