TRIBUNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Tindak kekerasan berdarah kembali merenggut nyawa di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Seorang pria berinisial AMA (37) tewas setelah menjadi korban pemarangan orang tidak dikenal di Jalan Kenanga, Kecamatan Latambaga, Sabtu (29/8/2026).
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Kolaka, AKP Fernando Oktober, membenarkan peristiwa tersebut.
Pihaknya bergerak cepat dan berhasil mengamankan terduga pelaku tidak lama setelah insiden berdarah itu terjadi.
"Sudah diamankan," ujar Fernando singkat saat dikonfirmasi, Sabtu malam.
Kendati pelaku telah berada dalam tahanan pihak kepolisian, penyidik belum membeberkan motif pasti di balik penyerangan tersebut.
Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pemeriksaan intensif guna mengungkap latar belakang dan kronologi utuh dari aksi pembacokan ini.
Berdasarkan rekaman video amatir yang beredar, insiden ini bermula ketika dua orang pria yang berboncengan menggunakan sepeda motor mendatangi lokasi kejadian.
Para pelaku langsung menyerang korban secara brutal hingga membuat AMA tersungkur dan terduduk lemas di emperan salah satu toko setempat.
Usai melancarkan aksinya, kedua pelaku langsung tancap gas melarikan diri menggunakan sepeda motor.
Warga sekitar yang mendapati korban dalam kondisi bersimbah darah sempat memberikan pertolongan darurat.
AMA langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Namun, luka parah akibat sabetan senjata tajam membuat nyawa korban tidak tertolong.
Pihak kepolisian kini masih mendalami keterangan dari sejumlah saksi di tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan barang bukti guna memastikan apakah insiden ini dilatarbelakangi oleh dendam pribadi atau perselisihan sesaat. (*)
(TribunnewsSultra.com/Sugi Hartono)