TRIBUNEWSSULTRA.COM, KOLAKA - Beginilah detik-detik pria 37 tahun diparangi di pinggir jalan di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Insiden tersebut terjadi pada Sabtu (29/8/2026) malam.
Tepatnya di Jalan Kenanga, Kecamatan Latambaga saat warga tengah beraktivitas di lingkungan tersebut.
Lokasi ini merupakan area permukiman atau perumahan penduduk di wilayah Kecamatan Latambaga.
Bahkan, peristiwa nahas tersebut sempat terekam kamera warga.
Dalam rekaman tersebut, nampak korban sudah tak berdaya namun dalam posisi duduk.
Sementara itu, terdengar suara perekam video yang menyebut bahwa seseorang telah menjadi korban penganiayaan berat.
"Ada orang diparangi, diparangi, kasian," tutur perekam video dikutip TribunnewsSultra.com.
Tak hanya itu, rekaman video berdurasi 15 detik tersebut juga memperdengarkan suara teriakan warga yang meminta pertolongan.
"Tolong," teriak warga.
Baca juga: 33 Tenaga Kesehatan Ikuti Pelatihan BTCLS PT Vale di RSUD Benyamin Guluh Kolaka
Sorotan kamera mengarah pada dua pria yang diduga terduga pelaku.
Keduanya pun mendadak pergi, berboncengan mengendarai motor.
Dalam rekaman lainnya yang beredar, warga sekitar yang mendapati korban dalam kondisi bersimbah darah sempat memberikan pertolongan darurat.
Korban yang belakangan diketahui berinisial AMA langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Bahkan darahnya mengucur, saat sejumlah warga berusaha membopongnya ke dalam rumah sakit.
Dengan luka parah yang ada di tubuh, korban masih terlihat bergerak.
Tak lama setelah itu, ia dikabarkan meninggal dunia.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Kolaka, AKP Fernando Oktober, membenarkan peristiwa tersebut.
Pihaknya bergerak cepat dan berhasil mengamankan terduga pelaku tidak lama setelah insiden berdarah itu terjadi.
"Sudah diamankan," ujar Fernando singkat saat dikonfirmasi, Sabtu malam.
Pihak penyidik bertekad menggali motif terkait pembacokan yang terjadi di tengah pemukiman warga ini.
(*)
(TribunnewsSultra.com)