Juventus Tak Biarkan AC Milan Sempurna Sendirian, Si Nyonya Tua Bangun Kekuatan Lagi
Drajat Sugiri August 30, 2026 06:57 AM

 

TRIBUNNEWS.COM - AC Milan untuk sementara tak akan berdiri sendiri sebagai penguasa klasemen Liga Italia.

Hal itu terjadi setelah Juventus meraih kemenangan penting atas Parma pada pertandingan yang digelar pada Minggu (30/8/2026) Allianz Stadium.

Juventus mengalahkan Parma dengan skor 2-0 dengan perjuangan yang luar biasa.

Tim berjuluk Si Nyonya Tua ini mencetak kedua golnya lewat Nico Gonzalez di menit 62' dan Teun Koopmeiners di menit ke 88'.

Kemenangan ini menjadi penting untuk persaingan mereka dengan tim yang saat ini menguasai puncak klasemen Liga Italia.

Tentu saja tim yang dimaksud adalah AC Milan yang tampil luar biasa dalam dua matchday awal ini.

AC Milan tak cuma memenangkan pertandingan, mereka juga menunjukan identitas berbeda dalam permainan mereka.

Mereka terlihat seperti tim sepak bola modern yang bermain dengan pola tertentu yang diinginkan pelatih.

Kekuatan AC Milan yang kembali muncul ke permukaan membuat pentas Liga Italia bakal kembali memanas.

Juventus sepertinya juga punya peluang untuk menisbatkan diri lagi sebagai salah satu tim penantang gelar.

Setelah era dominasi mereka berakhir beberapa waktu lalu, Juventus masih terus mencoba membangun lagi timnya.

Mereka cukup jor-joran mendatangkan pemain baru untuk memperkuat tim mereka.

Baca juga: Hasil Klasemen Liga Italia: Comeback Manis Jay Idzes, Juventus Pepet AC Milan di Puncak

Mulai dari mempermanenkan Randal Kolo Muani dari PSG hingga mendatangkan Kerim Alajbegovic menjadi upaya mereka memperkuat lini serang.

Mereka ingin menambal sektor depan yang ditinggal Dusan Vlahovic dan Lois Openda secara bersamaan.

Demikian pula mereka memperkuat lini belakang dengan mendatangkan beberapa pemain baru.

Pemain seperti Jhon Lucumi yang bersinar bersama Bologna didatangkan dengan mahar 20 juta Euro.

Untuk sementara, formula itu berhasil membuat mereka meraih dua hasil positif di dua pertandingan awal.

Hanya saja, pelatih Luciano Spalletti harus memperhatikan komposisi kedalaman skuad asuhannya musim ini.

Bisa dibilang Juventus tak punya terlalu banyak opsi memilih pemain pelapis yang punya kualitas sama bagusnya dengan para pemain starter.

Barangkali salah satu sektor yang mendapatkan pengecualian adalah sektor penjaga gawang.

Pada musim ini, Juventus sebenarnya tak punya kiper milik mereka sendiri.

Pasalnya dua kiper di tim utama mereka adalah pemain yang datang dengan status pinjaman.

Kedua kiper tersebut adalah Guglielmo Vicario dan Kamil Grabara.

Vicario didatangkan dari Tottenham Hotspur, sedangkan Grabara merupakan kiper utama Wolfsburg.

Keduanya berpotensi dipermanenkan Juventus jika bisa memenuhi ekspektasi dan performa di atas lapangan.

Ini merupakan opsi yang disengaja, didorong keinginan untuk memantau kedua pemain tersebut sepanjang musim tanpa terikat pada kesepakatan permanen.

Alhasil, mereka akan memiliki waktu semusim penuh untuk menilai kedua penjaga gawangnya itu.

(Tribunnews.com/Guruh)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.