SURYA.CO.ID BANYUWANGI - KMP Perkasa Prima 5 mengalami trouble mesin saat menyeberangi Selat Bali dari Gilimanuk menuju Ketapang, Sabtu (29/8/2026) sekitar pukul 15.50 WIB.
Sebanyak 19 penumpang, termasuk balita dan anak-anak, kemudian dievakuasi ke kapal lain sebagai upaya penyelamatan.
Kapal jenis roro ferry milik PT Pelayaran Makmur Bersama itu mengalami gangguan pada mesin induk kiri saat berada di perairan Gilimanuk.
Saat kejadian, KMP Perkasa Prima 5 juga membawa 15 kendaraan yang terdiri dari tiga kendaraan golongan IV B, tiga golongan V B, lima golongan VI B, dan empat golongan VII.
Kepala KSOP Tanjungwangi Purgana menjelaskan, petugas di lapangan menerima informasi mengenai gangguan mesin tersebut sekitar pukul 15.50 WIB.
Baca juga: Kapal Nelayan Puger Dihantam Ombak hingga Terbalik, 1 Tewas dan 3 Hilang
Akibat gangguan mesin, kapal sempat terombang-ambing di laut. Dalam video yang beredar, para penumpang terlihat telah mengenakan jaket pelampung dan beberapa di antaranya berkumpul di dek kapal.
"Pada pukul 16.00 WIB, KMP Trima Jaya 9 melakukan evakuasi untuk menggandeng KMP Perkasa Prima 5," terang Purgana.
Proses awal penyelamatan dilakukan dengan menggandeng KMP Perkasa Prima 5 menggunakan tali. Kapal yang mengalami gangguan mesin itu kemudian ditarik menuju area pelabuhan.
Namun, upaya tersebut tidak berjalan mulus. Sekitar pukul 17.30 WIB, petugas KSOP menerima informasi bahwa tali yang digunakan untuk menarik kapal terputus.
Setelah tali penarik terputus, petugas menjalankan rencana alternatif untuk menyelamatkan seluruh penumpang yang berada di KMP Perkasa Prima 5.
Baca juga: Dua Kapal Terbakar di Agustus, KSOP Tanjungwangi Banyuwangi Keluarkan Imbauan
"Sehingga dilaksanakan plan B, yaitu KMP Trima Jaya 9 mengevakuasi penumpang dan sandar di dermaga MB II Ketapang," kata dia.
Proses pemindahan 19 penumpang dilakukan di tengah laut. Para penumpang dipindahkan ke KMP Trima Jaya 9 untuk selanjutnya dibawa menuju Dermaga MB II Ketapang.
Setelah seluruh penumpang berhasil dipindahkan, kapal pengevakuasi kembali ke perairan dengan membawa muatan tali. Proses evakuasi terhadap KMP Perkasa Prima 5 kemudian dilanjutkan setelah para penumpang diturunkan.
Purgana memastikan tidak ada korban dalam insiden gangguan mesin tersebut. KMP Perkasa Prima 5 juga akhirnya berhasil dibawa dan sandar di Pelabuhan Ketapang.
KMP Perkasa Prima 5 merupakan kapal jenis roro ferry dengan tonase GT 586. Kapal milik PT Pelayaran Makmur Bersama tersebut melayani rute penyeberangan Ketapang-Gilimanuk.
Meski sempat mengalami gangguan mesin dan tali penarik terputus, seluruh proses evakuasi penumpang berlangsung aman.
"Kapal sudah sampai di Ketapang. Alhamdulillah aman," kata dia.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka yang dilaporkan dalam kejadian tersebut. Setelah seluruh penumpang dievakuasi, penanganan terhadap kapal dilanjutkan hingga KMP Perkasa Prima 5 berhasil tiba di Pelabuhan Ketapang.