Reaksi Ruben Onsu Dituding Umbar Drama soal Anak, Komentar Pedas soal Nafkah Ditanggapi
Achmad Maudhody August 30, 2026 11:47 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sikap Ruben Onsu dituding umbar drama soal anak, nafkah yang putus diungkit.

Presenter Ruben Onsu dihadapkan pada persoalan pelik usai tersandung masalah hukum.

Ia jadi tersangka dalam kasus dugaan penipuan bermodus investasi.

Kasus tersebut kini masih bergulir ditangai penyidik Polres Metro Jakarta Selatan.

Namun di tengah peliknya masalah hukum, Ruben nampak tak lantas melupakan perjuangannya untuk merebut hak asuh anak dari Sarwendah.

Lewat unggahan di media sosial, Ia kembali mengunggah cuplikan video lawas yang merekam momen kebersamaannya bersama dua anak perempuannya.

"Manja kata yg tepat disaat kita jalan bersama," tulis Ruben dalam keterangan caption, dikutip Minggu (30/8/2026).

Namun unggahan tersebut justru mendapat respons nyinyir dari seorang netizen.

Ruben kembali disinggung soal dirinya yang tak memberikan nafkah anak.

Bahkan presenter berusia 43 tahun itu juga dituding tak benar-benar berusaha menemui kedua anaknya.

Komentar netizen tersebut pun diunggah kembali oleh Ruben melalui Instagram Story.

"Apa nggak malu ya?? Posting anak tapi ngga dinafkahi dan gak mau berusaha temui anaknya!! Drama!!!!," tulis komentar netizen.

Menanggapi hal tersebut, Ruben lantas bereaksi.

Baca juga: Amanda Manopo Mulai Bocorkan Paras Baby Zac, Mata dan Bibir Anak Kenny Austin Diperlihatkan

Ruben menilai, netizen tersebut tak mengetahui kejadian sebenarnya terkait konfliknya dengan Sarwendah yang memicu persoalan terkait anak.

"Oogitu ya? Bobo gih biasanya kalau kurang, suka ngaco ngomongnya," tandas Ruben.

Ruben sebelumnya sempat mengaku dipersulit untuk bertemu dan berkumpul bersama anak-anaknya. Hingga akhirnya Ruben berhenti memberikan nafkah bulanan sebagai bentuk protesnya.

Tapi masalah justru semakin melebar hingga Ruben mengajukan gugatan hak asuh.

Ruben Onsu Belum Menyerah 

Ruben Onsu disebut masih ingin merebut hak asuh karena merasa tak mendapatkan haknya untuk bisa bertemu dan berkumpul bersama kedua putrinya.

Melalui unggahan di Instagram, kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, mengungkap kliennya tidak ingin menyerah dalam perjuangan tersebut. 

"Artinya begini ya, Ruben juga nggak mau dia menyerah," kata Minola, dikutip Jumat (28/8/2026).

Menurut Minola, apabila Ruben memilih menyerah, kondisi tersebut dikhawatirkan dapat menimbulkan persepsi berbeda di kemudian hari ketika anak-anaknya mengetahui konflik tersebut.

Sehingga Ruben ingin anak-anaknya kelak mengetahui bagaimana dirinya berusaha memperjuangkan kepentingan mereka. 

"Yang dia mau adalah, apa pun hasilnya daripada perjuangannya, dia ingin anak-anak itu suatu saat melihat apa yang dia perjuangkan," ujarnya.

Minola pun menilai perjuangan Ruben tersebut juga akan menjadi jejak yang dapat dilihat anak-anaknya kelak.

Karena itu, Ruben disebut ingin menjalani proses hukum tersebut secara maksimal dan tidak berhenti di tengah jalan hanya karena adanya kemungkinan gugatan tidak dikabulkan.

"Jadi artinya Ruben ingin, itu perjuangan yang memang akan dia lakukan dengan semaksimal mungkin. Yang akan menjadi jejak yang bisa dilihat sebagai sebuah jejak digital," jelas Minola.

Minola menegaskan apa pun hasil gugatan nantinya tidak akan menghilangkan posisi Ruben sebagai ayah dari anak-anaknya. 

Jika gugatan tersebut gagal, kondisi pengasuhan anak pada dasarnya tetap berjalan seperti sebelumnya.

"Dan apa pun hasilnya kan seperti yang saya katakan, itu tidak akan mengeliminasi Ruben sebagai ayah anak-anak itu," tutur Minola.

Khawatirkan Faktor Lingkungan 

Selain memperjuangkan hak untuk bertemu kedua putrinya, Ruben melalui kuasa hukumnya juga mempersoalkan lingkungan tempat anak-anak tersebut tumbuh dan berkembang.

Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, mengungkapkan persoalan yang dihadapi kliennya bukan semata-mata mengenai hak asuh maupun kesempatan bertemu anak. 

Menurut Minola, Ruben menilai kedua anaknya perlu berada dalam lingkungan yang aman demi menjaga tumbuh kembang mental mereka.

"Kan ini kan bukan misalnya masalah hak asuh saja, ini yang orang lupa."

"Di dalamnya ada suatu kondisi yang Ruben mengatakan bahwa anak ini tidak berada dalam lingkungan yang aman," ujar Minola dalam video yang diunggah melalui Instagram, dikutip Minggu (30/8/2026).

Minola menekankan, lingkungan tempat anak tumbuh memiliki pengaruh terhadap perkembangan mental mereka. 

Ia pun menyinggung adanya dugaan perkataan negatif mengenai Ruben yang disebut dapat memengaruhi pandangan anak terhadap ayahnya.

"Anak-anak ini kan tumbuh kembangnya harus ada dalam lingkungan yang aman untuk tumbuh kembang mentalnya. Bagaimana anak-anak bisa tumbuh kalau sehari-hari di lingkungan itu yang ada jelek-jelekkin ayahnya," tuturnya.

Selain persoalan lingkungan, Minola juga menyinggung dugaan eksploitasi terhadap anak-anak Ruben dan Sarwendah. 

Dirinya menyebut isu tersebut sebelumnya telah menjadi perhatian sejumlah lembaga yang berkaitan dengan perlindungan anak.

"Artinya nah yang berikutnya adalah tentang dugaan eksploitasi ya. Semua orang udah bicara gitu. KPAI sudah bicara, Komnas Anak sudah bicara."

"Dari apa yang ada ini, mereka mengatakan ini sudah bisa masuk ke dalam yang namanya eksploitasi," ujarnya.

BERI PENJELASAN - Kolase Ruben Onsu dan Minola Sebayang, dicapture Jumat (21/8/2026).
BERI PENJELASAN - Kolase Ruben Onsu dan Minola Sebayang, dicapture Jumat (21/8/2026). (YouTube/CURHAT BANG Denny Sumargo/C8 Podcast)

(Banjarmasinpost.co.id/Tribunnews.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.