TRIBUNBATAM.id - Dua pelajar asal Puput, Kecamatan Toboali, tewas usai mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Desa Jeriji, tepatnya di depan SMPN 4 Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (29/8/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Peristiwa bermula saat FH (17) mengendarai sepeda motor Yamaha Nmax hitam tanpa Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) membonceng rekannya, DD (15).
Kedua korban tengah dalam perjalanan dari rumah mereka di Jalan Puput menuju rumah saudara di Desa Tepus, Kecamatan Airgegas.
Saat melintasi tikungan di Jalan Raya Desa Jeriji, motor yang dikendarai FH mendadak hilang kendali hingga jatuh dan masuk ke jalur berlawanan.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bangka Selatan, Iptu Widi Tupilia, menjelaskan kronologi musibah tragis tersebut.
“Pada saat perjalanan tepatnya di tikungan Jalan Raya Desa Jeriji, pengendara SPM Yamaha Nmax warna hitam tanpa TNKB hilang kendali dan terjatuh ke aspal lalu mengarah ke jalur lawannya,” kata Iptu Widi Tupilia kepada Bangkapos.com, Sabtu (29/8/2026) malam.
Dari arah berlawanan, meluncur mobil Honda BR-V abu-abu metalik berpelat BN 1484 VB yang dikemudikan SS (34), warga Kecamatan Toboali, bersama istrinya, DH (29).
Benturan keras tak terhindarkan saat motor meluncur dan menghantam bagian depan mobil.
Pengemudi mobil sempat mencoba menghindari dampak lebih parah dengan membanting setir ke kiri sebelum kendaraan berhenti di bahu jalan dari arah Koba menuju Toboali.
“Pengendara SPM Yamaha Nmax kemudian menghantam mobil tersebut lalu mobil tersebut banting stir ke kiri,” jelas Widi Tupilia.
Baca juga: 2 Warga Jadi Korban Pengeroyokan Usai Demo DPR di Jakarta, 1 Tewas, 1 Luka Berat
Dua Korban Meninggal Dunia
Dampak benturan hebat tersebut menyebabkan FH (17) mengalami luka berat di bagian kepala dan meninggal dunia langsung di tempat kejadian perkara (TKP).
Sementara rekannya, DD (15), yang juga menderita luka parah di kepala, sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Junjung Besaoh.
Namun, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.
“Keduanya dinyatakan meninggal dunia. Satu di TKP dan satunya saat dalam perjalanan menuju rumah sakit,” urainya.
Saat ini, kasus kecelakaan lalu lintas tersebut tengah ditangani secara intensif oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Bangka Selatan untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
(TribunBatam.id)